PADEK.JAWAPOS.COM—Rumah peninggalan Ahmad Rasyid (AR) Sutan Mansur di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya dipersiapkan sebagai pilot project Pariwisata Ramah Muslim (PRM).
Informasi ini disampaikan Sekretaris Jenderal Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (MUI), Guntur Subagia, saat topping off ceremony Halal Tourism Hub Buya Hamka, Sabtu (9/3).
Diketahui AR Sutan Mansur merupakan kakak ipar tokoh nasional kelahiran Nagari Sungai Batang, Buya Hamka. AR Sutan Mansur merupakan tokoh pemimpinan masa awal perkembangan Muhammadiyah.
“Buya Hamka merupakan tokoh pimpinan pertama MUI, ini sebagai wujud penghargaan terhadap beliau. Sehingga lembaga wakaf MUI, menjadikan kediaman AR Sutan Mansur sebagai pilot project pariwisata ramah muslim,” paparnya.
Lebih lanjut disampaikan, sebelumnya terdapat dua desa wisata yang akan dijadikan pilot project MUI dan Bank Indonesia (BI) ini, yakni Nagari Sumpu di Tanahdatar dan Nagari Sungai Batang.
“Karena harus memilih satu, maka kami putuskan Nagari Sungai Batang. Di pembicaraan selanjutnya bertemu keluarga Buya Hamka, lalu ditawarkan rumah ini untuk dipugar,” katanya.
Ia menyebut, area rumah peninggalan AR Sutan Mansur dan Fatimah Karim Amrullah akan dijadikan Hub atau pusat pengetahuan seputar Hamka. Selain itu, juga akan dibangun kawasan wisata tepi danau.
“Bangunan yang tampak hari ini merupakan pembangunan tahap awal. Nanti akan ada tahap kedua dan ketiga. Jalan yang saat ini setapak akan dibuka lebar menuju lokasi ini,” paparnya.
Pihaknya menargetkan, bangunan ini akan rampung Juni mendatang. Direncanakan, peresmian akan dihadiri Wapres RI, KH Ma’ruf Amin.
“Setelah kami berdiskusi dengan stafsus wapres, Juni depan bangunan ini akan diresmikan langsung oleh wapres,” ucapnya.(*)
Editor : Hendra Efison