Kegiatan ini diikuti 31 mahasiswa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Unand yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Pulau Kalimantan, Bali, Sulawesi, Jawa, dan Sumatera Barat.
Mahasiswa berkesempatan untuk mempelajari seni, budaya dan adat istiadat Minangkabau dengan memakai pakaian adat daerah masing-masing.
Pengelola Kubu Gadang Ririn Kurnia menjelaskan bahwa mahasiswa dipandu pengelola Kubu Gadang, untuk belajar seni tari Randai, membuat Pupuik (hiasan rambut tradisional Minangkabau), dan mengikuti pawai budaya keliling sawah.
Kemudian, mereka menelusuri Kampung Budaya dan Religi Kelurahan Sigando. Keesokan harinya, mereka bermain lumpur (lanyah) dalam tradisi Pacu Upiah, belajar Silek Lanyah (seni bela diri Minangkabau), dan menanam padi.
Sebagai penutup, mereka diajak berkeliling desa dengan mobil offroad "Pajero Kubu Gadang" ke Lubuak Soda di Tambangan.
Pada malam harinya, mereka disuguhkan kegiatan makan Baradaik (makan bersama) dan diskusi inspiratif tentang kisah perjalanan desa wisata serta adat istiadat Minangkabau.
Bagi para mahasiswa, kegiatan ini sangat bermakna dan memberikan banyak ilmu dan pelajaran baru yang dapat mereka bawa ke daerah asal mereka.
"Alhamdulillah berkegiatan di Kubu Gadang ini sangat bermakna sekali bagi kami. Banyak ilmu dan pelajaran yang didapat dan bisa dibawa ke daerah kami," ujar Muhammad Rizki Rafi Ramadan, mahasiswa asal Bali, Sabtu (11/5/2024).
Rizki menambahkan bahwa semua kegiatan yang dilakukan di Kubu Gadang belum pernah dia lakukan sebelumnya.
"Di sinilah kami baru mengetahui banyak kegiatan adat Minangkabau. Jika ada kesempatan, kami akan ke sini lagi," ungkapnya.
Salah seorang dosen pendamping, Yoneta Srangenge, memuji keindahan alam Desa Wisata Kubu Gadang. Dia mengatakan bahwa Kubu Gadang memiliki udara yang alami dan suasana pedesaan yang kental.
"Sungguh indah Kubu Gadang ini. Kami merasakan punya keluarga kedua di sini. Banyak pelajaran yang sangat bermanfaat kami dapat di sini. Kami belajar Randai, membuat Pupuik bahkan ikut pawai budaya keliling pematang sawah," ujarnya kepada Diskominfo Padangpanjang.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan budaya dan adat istiadat Minangkabau kepada generasi muda, khususnya mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu mempromosikan Desa Wisata Kubu Gadang sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Sumatera Barat.(*)