Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tim SAR Evakuasi 8 Wisatawan yang Terjebak di Air Terjun Sungai Dalam

Randi Zulfahli • Senin, 7 April 2025 | 06:07 WIB

Salah seorang dari delapan wisatawan yang terjebak di Air Terjun Sungai Dalam, usai dievakuasi Minggu malam.
Salah seorang dari delapan wisatawan yang terjebak di Air Terjun Sungai Dalam, usai dievakuasi Minggu malam.
PADEK.JAWAPOS.COM–Tim SAR berhasil mengevakuasi delapan wisatawan yang terjebak di tengah aliran Air Terjun Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Minggu (6/4/2025) malam.

Peningkatan debit air secara mendadak menjadi penyebab para korban tidak dapat kembali ke tepian sungai.

Peristiwa ini bermula ketika kedelapan wisatawan berkunjung ke destinasi Air Terjun Sungai Dalam pada Minggu sore sekitar pukul 18.00 WIB.

Tanpa terduga, volume air sungai meningkat dengan signifikan, menyebabkan mereka terisolasi di sebuah pulau kecil di tengah aliran sungai.

"Para korban terjebak di tengah sungai yang berpulau karena debit air yang tiba-tiba meningkat," ungkap Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, dalam keterangan resminya Senin (7/4/2025).

Kantor SAR Kelas A Padang menerima laporan kejadian pada pukul 21.15 WIB melalui informasi yang disampaikan oleh Deri, salah satu anggota kelompok pecinta alam.

Berdasarkan laporan tersebut, lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP) berada pada koordinat 1°41'12.37" LS-101°20'3.62" BT, dengan jarak lurus 18 kilometer dan jarak darat 32 kilometer dari Unit Siaga SAR Solok Selatan.

"Untuk mencapai lokasi diperkirakan membutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam dengan arah tenggara," tuturnya.

Segera setelah menerima laporan, tim SAR langsung melakukan persiapan dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara, dan masyarakat setempat.

"Tim Rescue Unit Siaga SAR Solok Selatan bergerak ke lokasi pada pukul 21.30 WIB dengan empat personel. Tim rescue tiba di lokasi pada pukul 22.45 WIB dan langsung berkoordinasi dengan Tim Taman Nasional Kerinci Seblat," jelas Hendri.

Beruntung, ketika tim SAR tiba di lokasi, debit air sungai telah mengalami penurunan. "Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada pukul 21.30 WIB debit air sungai telah mengalami penurunan, sehingga Tim TNKS langsung melakukan evakuasi para korban," kata Hendri.

Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan tali penyelamat. Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat pada pukul 22.30 WIB.

"Setelah dievakuasi, para korban diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing karena tidak mengalami luka-luka," jelasnya.

Kedelapan wisatawan yang berhasil diselamatkan adalah Rindu Santika (30), Selvi Hestiarianti (18), Rika Tasya S (25), Vidya Ramadanis (17), Rajif Palpalo (21), Libra Fernando (21), Rafi Muhammad (21), dan Oki Saputra (25).

Dalam operasi penyelamatan ini, tim SAR mengerahkan berbagai peralatan pendukung seperti rescue carrier, perahu rafting, peralatan komunikasi, navigasi, medis, vertical rescue, dan peralatan pendukung lainnya untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan aman.

"Operasi SAR secara resmi dinyatakan berakhir pada pukul 23.00 WIB setelah dilakukan debriefing dengan seluruh unsur yang terlibat. Seluruh personel kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing," pungkas Hendri.(*)

Editor : Hendra Efison
#Air Terjun Sungai Dalam #evakuasi #wisatawan #Tim SAR #terjebak