Bekas kantor pertambangan diubah menjadi Hotel Ombilin Heritage, hotel bintang lima berstandar internasional yang diharapkan menjadi ikon pariwisata baru di kota yang dijuluki "Kota Arang" ini.
Direktur Sumber Daya Manusia PTBA, Ihsanuddin Usman, menyatakan bahwa proyek ini merupakan sinergi antara pengelolaan aset perusahaan dan pelestarian budaya.
"Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar Ombilin tidak hanya menjadi situs warisan dunia yang pasif, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan ekonomi dan budaya yang dinamis," ujarnya.
Revitalisasi ini bertujuan mengoptimalkan aset perusahaan dan meningkatkan pendapatan dengan mengubah fungsi gedung lama menjadi fasilitas penginapan. Panca Kola, Supporting Facilities Construction Project Head PTBA, merinci gedung yang dialihfungsikan menjadi kamar hotel: Gedung Kantor UPO 11 kamar, Wisma Dokter 4 kamar, Wisma 15 sebanyak 5 kamar, Wisma 14 sebanyak 4 kamar, dan Gedung Kantor Perencanaan 33 kamar.
Dengan total 57 kamar baru, hotel ini diharapkan dapat menampung lebih banyak wisatawan, mengingat tingkat okupansi KHAS Hotel saat ini telah mencapai 85 persen.
Ihsanuddin mengingatkan pentingnya pengelolaan aset dan pengembangan sektor pertambangan yang sejalan dengan pelestarian sejarah serta budaya lokal.
Pernyataan ini disampaikan saat ia menjadi pembicara dalam Simposium Internasional We Are Site Managers (WASM) yang berlangsung pada 24–28 Agustus 2025 di Hotel Saka Ombilin.
Revitalisasi tahap kedua akan mencakup pembangunan fasilitas pendukung seperti clubhouse dan kolam renang, dengan target selesai pada minggu kedua Oktober 2025. Hotel akan dikembangkan sebagai hotel bertema heritage dengan standar internasional bintang 4 atau 5, menawarkan berbagai tipe kamar seperti Ombilin Suite Room, Junior Suite Room, Grand Deluxe, dan Superior.
Pengelolaan hotel hasil revitalisasi ini akan dilakukan oleh PT Bukit Multi Properti (BMP), anak perusahaan Bukit Asam.
“Kami sedang mengevaluasi apakah akan dikelola langsung oleh BMP atau melalui kolaborasi dengan pihak lain, mengingat sebelumnya kami telah bekerja sama dengan Hotel Indonesia Group (HIG) untuk mengelola KHAS Ombilin Heritage,” tambah Ihsanuddin.
Corporate Secretary Division Head PTBA, Niko Candra, mengungkapkan bahwa hotel ini direncanakan diresmikan bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-137 Kota Sawahlunto pada 1 Desember 2025.
“Untuk sementara waktu, hotel akan dioptimalkan untuk kegiatan internal sambil menunggu proses perizinan resmi selesai,” ujarnya.
Proyek revitalisasi ini diharapkan memperkuat posisi Sawahlunto sebagai destinasi wisata budaya unggulan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.(*)
Editor : Heri Sugiarto