PADEK.JAWAPOS.COM-Upaya pemulihan pariwisata di kawasan Sungai Batang, Kabupaten Agam, terus dilakukan setelah bencana yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2025.
Asosiasi Industri Tour dan Travel Agent (AITTA) Sumatera Barat menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) guna menghidupkan kembali kegiatan wisata dan menguatkan potensi desa wisata Sungai Batang.
Ketua DPD AITTA Sumbar, Arlan Dikusnata, menegaskan komitmen asosiasi dalam mendukung pengembangan kawasan melalui promosi, penyusunan paket wisata, serta peningkatan kualitas pelayanan.
“Kami ingin Sungai Batang kembali menjadi tujuan wisata yang diminati, dengan mengangkat kekuatan alam dan budaya lokal,” ujarnya dalam rilis yang diterima Padek Jawapos, Rabu (29/4/2026).
MoU yang ditandatangani antara AITTA Sumbar dan Pokdarwis Sungai Batang, yang diketuai Heris, kata Arlan sebagai langkah awal sinergi yang lebih terstruktur dalam menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi momentum pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana," imbuhnya.
Arlan menambahkan, meningkatnya arus kunjungan wisatawan akan memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha lokal serta kesejahteraan masyarakat sekitar destinasi.
“Dengan kerja sama yang solid antara pelaku industri dan masyarakat lokal, Sungai Batang diyakini mampu bangkit dan menjadi salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat,” katanya.
Penandatanganan MoU turut dihadiri Camat Sungai Batang Arfinus, Wali Nagari Ahsin Dt. Bandaro Kayo, unsur KAN Dt. Majo Lelo, Parik Paga Jorong Labuah Sutan Bagindo, Ketua Pokdarwis Kabupaten Agam H. Djafar, Kabid Pengembangan Destinasi dan Daya Tarik Wisata Kabupaten Agam Desi Fitria, para wali jorong, serta undangan lainnya.
Sinergi antara pelaku industri pariwisata dan elemen masyarakat ini diharapkan menjadi pijakan penting untuk memperkuat branding dan keberlanjutan destinasi Sungai Batang, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.(*)