GANDORIAH, PADEK.JAWAPOS.COM – Puncak Hoyak Tabuik Piaman 2026 akan digelar besok, Minggu (28/6/2026). Prosesi budaya yang menjadi ikon Kota Pariaman itu diperkirakan kembali menyedot ribuan wisatawan melalui tiga agenda utama, yakni Tabuik Naiak Pangkek, Hoyak Tabuik, dan Tabuik Dibuang Ka Lauik, sebagai penutup rangkaian Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman yang berlangsung sejak 16 Juni.
Tahun ini, Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman kembali masuk dalam 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Pengakuan tersebut mempertegas posisi Kota Pariaman sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan nasional sekaligus memperluas promosi tradisi Tabuik ke tingkat yang lebih luas.
Selama hampir dua pekan terakhir, masyarakat telah mengikuti berbagai prosesi adat yang menjadi bagian penting dari tradisi Tabuik.
Tahapan tersebut meliputi Ma Ambiak Tanah, Manabang Batang Pisang, Turun Panja, Maatam, Ma Arak Jari-Jari hingga Ma Arak Saroban yang sarat dengan nilai sejarah dan filosofi.
Puncak Hoyak Tabuik Piaman 2026 Jadi Momen yang Paling Dinantikan
Prosesi puncak besok menjadi agenda yang paling ditunggu masyarakat maupun wisatawan. Ribuan pengunjung diperkirakan memadati Kota Pariaman untuk menyaksikan Hoyak Tabuik yang telah menjadi tradisi turun-temurun sekaligus ikon budaya Sumatera Barat.
Selain prosesi adat, Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sejumlah agenda telah digelar, mulai dari Bandagala atau Bandar Dagang Laut, bazar UMKM dan ekonomi kreatif, pemilihan Cik Uniang Cik Ajo Duta Wisata Kota Pariaman, pertunjukan seni budaya, atraksi multietnis seperti Reog Ponorogo dan Kuda Lumping, Festival Maantaan Sumbareh, permainan rakyat, hingga kegiatan sosial berupa donor darah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengatakan penyelenggaraan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
Masuk Karisma Event Nusantara 2026
Menurut Ferialdi, keberhasilan penyelenggaraan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman tidak terlepas dari dukungan Tuo Tabuik, pelaku seni budaya, pelaku UMKM, komunitas, serta masyarakat yang terlibat dalam setiap rangkaian kegiatan.
Ia berharap status sebagai bagian dari 125 Karisma Event Nusantara 2026 mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Kota Pariaman.
"Penyelenggaraan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Ferialdi.
Pemerintah Kota Pariaman mengajak masyarakat dan wisatawan untuk menyaksikan puncak Hoyak Tabuik Piaman 2026 pada Minggu (28/6/2026).
Pengunjung juga diimbau bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta menghormati jalannya prosesi budaya agar tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini dapat terus lestari dan memberi manfaat bagi daerah.(*)
Editor : Hendra Efison