Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pasar Tanah Kongsi Padang Siap Jadi Destinasi Wisata Gastronomi Berstandar SNI dengan Kekayaan Kuliner 4 Etnis

Heri Sugiarto • Minggu, 28 Juni 2026 | 19:12 WIB
Kawasan Pasar Tanah Kongsi Padang berstandar SNI dengan kekayaan kuliner 4 etnis, disiapkan menjadi destinasi wisata gastronomi Kota Tua Padang.(Foto: Diskominfo)
Kawasan Pasar Tanah Kongsi Padang berstandar SNI dengan kekayaan kuliner 4 etnis, disiapkan menjadi destinasi wisata gastronomi Kota Tua Padang.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Pasar Tanah Kongsi terus berbenah untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata kuliner unggulan di Kota Padang.

Pasar rakyat yang berada di kawasan Kota Tua Padang itu kini dipersiapkan menjadi tujuan wisata gastronomi dengan kekayaan kuliner dari empat etnis yang hidup berdampingan selama puluhan tahun.

Kepala UPTD Pasar Tanah Kongsi Dinas Perdagangan Kota Padang, Masrizal Raba’is, mengatakan pengembangan pasar yang terletak di Kecamatan Padang Selatan itu, tidak hanya berfokus pada aktivitas perdagangan, tetapi juga diarahkan menjadi bagian dari pengembangan sektor pariwisata, khususnya wisata gastronomi.

Menurutnya, Pasar Tanah Kongsi memiliki karakteristik kuliner yang khas dan tidak dimiliki pasar lain di Kota Padang karena lahir dari akulturasi budaya empat etnis, yakni Minang, Tionghoa, India, dan Nias.

"Pasar Tanah Kongsi mempunyai beragam kuliner yang spesifik dan tidak ditemui di pasar lain. Di mana kuliner di sini dijual oleh empat suku yaitu Minang, Tionghoa, India, dan Nias," ujar Masrizal, Sabtu (27/6/2026).

Keberagaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat identitas Pasar Tanah Kongsi sebagai destinasi wisata gastronomi yang menawarkan pengalaman kuliner sekaligus kekayaan budaya kepada wisatawan.

Penataan Pasar Berstandar SNI

Selain mengembangkan potensi kuliner, UPTD Pasar Tanah Kongsi juga terus meningkatkan kualitas fasilitas dan pengelolaan pasar melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) 8152:2015 tentang Pasar Rakyat.

Penataan meliputi kebersihan, keamanan, kenyamanan pengunjung, hingga pengaturan zonasi pedagang agar aktivitas perdagangan berlangsung lebih tertib.

"Di situ sudah ada SOP penataan, baik itu dalam segi kebersihan, keamanan dan penataan zona-zonasi yang harus kita ikuti sesuai standar SNI," jelas Masrizal.

Ia menjelaskan proses menuju pasar berstandar nasional telah dimulai sejak 2024. Setelah melalui berbagai tahapan pembenahan, Pasar Tanah Kongsi resmi menerima sertifikat SNI pada 2025.

Sertifikasi tersebut kini menjadi pedoman dalam pengelolaan operasional pasar sehari-hari sehingga pelayanan kepada pedagang maupun pengunjung semakin baik.

Terintegrasi dengan Kawasan Kota Tua Padang

Masrizal mengatakan pengembangan berikutnya adalah memperluas promosi Pasar Tanah Kongsi melalui kolaborasi dengan sektor pariwisata.

Langkah tersebut dinilai sangat potensial karena secara geografis Pasar Tanah Kongsi berada di kawasan Kota Tua Padang yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan cagar budaya dan destinasi wisata sejarah di ibu kota Sumatera Barat.

Melalui integrasi tersebut, wisatawan diharapkan tidak hanya menikmati bangunan-bangunan bersejarah, tetapi juga merasakan kekayaan kuliner yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

"Kami menargetkan untuk ke depannya bagaimana potensi wisata kuliner yang ada di Pasar Tanah Kongsi bisa kita kerja samakan dengan pariwisata, salah satunya yakni kawasan Kota Tua yang merupakan kawasan yang tergabung di Pasar Tanah Kongsi," katanya.

Ia optimistis kolaborasi antara sektor perdagangan dan pariwisata akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi para pedagang lokal.

Dengan kekayaan kuliner empat etnis, penerapan standar nasional dalam pengelolaan pasar, serta lokasinya yang menyatu dengan kawasan Kota Tua Padang,

Pasar Tanah Kongsi diyakininya memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi wisata gastronomi unggulan di Sumatera Barat.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Pasar Tanah Kongsi Padang #wisata gastronomi Padang #wisata kuliner Sumatera Barat #kuliner padang #kota tua padang