PHRI Sumbar Siapkan 10 Agenda, dari Kompetisi Chef hingga Football Tournament

Mhd Nazir Fahmi • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:14 WIB
Ketua Panitia Musda PHRI Sumatera Barat, Deni Amarta.
Ketua Panitia Musda PHRI Sumatera Barat, Deni Amarta.

PADANG, PADEK.JAWAPOS.COM — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPD Sumatera Barat menyiapkan rangkaian kegiatan menuju Musyawarah Daerah (Musda) PHRI Sumbar 2026. Sedikitnya 10 agenda disiapkan, mulai dari kompetisi chef, kopi, fotografi, UMKM, hingga PHRI Football Tournament 2026.

Ketua Panitia Musda PHRI Sumatera Barat, Deni Amarta, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut berlangsung sejak Agustus hingga Oktober 2026. Agenda itu tidak hanya menjadi bagian dari Musda, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat industri hospitality serta mempromosikan pariwisata, kuliner, budaya, dan UMKM Sumatera Barat.

“Semangat yang kita bawa adalah bagaimana kekayaan Sumatera Barat, baik kuliner, budaya, pariwisata maupun produk lokal, bisa kita angkat melalui industri hospitality,” kata Deni, Kamis (13/8/2026).

Kompetisi Kuliner Angkat Cita Rasa Minangkabau

Salah satu agenda yang disiapkan yakni Blackbox Chef Competition pada 30 September 2026. Kompetisi yang bekerja sama dengan Indonesian Chef Association (ICA) tersebut mengusung tema “Dari Ranah Minang ke Meja Dunia”.

Kompetisi dengan format dua orang per tim itu akan menguji kreativitas peserta dalam mengolah bahan menjadi hidangan yang memiliki nilai gastronomi sekaligus membawa identitas Minangkabau.

PHRI Sumbar juga menggelar PHRI Gastronomic Menu Creation Competition bagi hotel anggota PHRI. Kompetisi tersebut mendorong chef hotel menciptakan menu signature dengan mengangkat kekayaan rasa, budaya, dan kearifan lokal Minangkabau.

Selain itu, terdapat Heritage Teh Talua Competition yang mengangkat teh talua sebagai minuman khas Minangkabau. Peserta ditantang menyajikan teh talua dengan tetap mempertahankan karakter dan cara tradisionalnya.

Bagi pecinta kopi, PHRI Sumbar menyiapkan Barista Fun Competition dengan kelas profesional kategori latte art dan kelas pemula kategori manual brew. Peserta diwajibkan menggunakan kopi single origin Sumatera Barat.

UMKM Diberi Ruang Promosi

Penggunaan bahan baku lokal dalam berbagai kompetisi tersebut diarahkan untuk mempertemukan industri hospitality dengan rantai ekonomi masyarakat.

Deni mengatakan ketika hotel menggunakan dan memperkenalkan produk lokal, manfaatnya tidak hanya dirasakan industri perhotelan, tetapi juga petani, UMKM, produsen, dan pelaku usaha lainnya.

Semangat tersebut diperkuat melalui West Sumatera Coffee, Tea, Chocolate & UMKM Festival yang berlangsung 29 September hingga 1 Oktober 2026 di Hotel Pangeran Beach Padang.

Festival tersebut menyediakan ruang bagi UMKM dan produsen Sumatera Barat untuk mempromosikan produk, memperluas pasar, dan membangun jaringan usaha.

Fotografi hingga Football Tournament

Rangkaian kegiatan juga mencakup Photography Competition “Ranah Minang dalam Bingkai” yang terbuka untuk masyarakat umum. Kompetisi tersebut terdiri atas kategori Pesona Alam Minangkabau, Warisan Budaya Minangkabau, dan Cita Rasa Sumatera Barat.

Objek fotografi yang dapat diangkat meliputi lanskap alam, nagari, danau, gunung, pantai, Mentawai, rumah gadang, tari tradisional, prosesi adat, kerajinan, kuliner, kopi, teh, hingga pengalaman hospitality.

Di bidang olahraga, PHRI Sumbar menggelar PHRI Football Tournament 2026. Turnamen yang terbuka untuk umum itu menyediakan slot bagi 24 tim dan dijadwalkan berlangsung pada Agustus-September 2026 di Lapangan Stadion Utama Sumatera Barat.

Sementara untuk peningkatan keterampilan tenaga kerja hotel, PHRI menyiapkan PHRI Hospitality Skills Competition pada 22 September 2026. Kompetisi tersebut mempertandingkan blind making bed, towel folding/origami, dan table set-up bagi karyawan hotel anggota PHRI.

Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Menurut Deni, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan industri hospitality.

PHRI ingin kualitas pelayanan hotel di Sumatera Barat semakin baik karena pengalaman wisatawan tidak hanya ditentukan destinasi, tetapi juga pelayanan yang diterima.

Selain berbagai kompetisi, PHRI Sumbar menggelar Workshop Mengulik Bisnis Coffee Shop. Materi yang dibahas meliputi konsep usaha, riset pasar, operasional, menu, strategi harga, pemasaran, loyalitas pelanggan, dan pengelolaan keuangan.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda menuju Musda PHRI Sumatera Barat 2026 yang berlangsung 29 September hingga 1 Oktober 2026.

Deni berharap momentum Musda tidak berhenti sebagai agenda organisasi, tetapi dapat memberikan dampak lebih luas bagi industri pariwisata dan ekonomi daerah.

“Harapannya, dari kegiatan ini muncul kolaborasi baru, produk baru, kreativitas baru dan tentu semakin kuatnya promosi Sumatera Barat sebagai destinasi hospitality dan gastronomi,” katanya.(*)

Editor : Hendra Efison
hospitality Sumatera Barat Musda PHRI 2026 kompetisi chef football tournament PHRI Sumbar