Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menyebut laporan kejadian diterima dari anggota Pokdarwis Sikabau bernama Anas pada Minggu (27/4/2025) pukul 05.10 WIB.
Uyun diketahui sedang menembak ikan bersama delapan rekannya saat insiden terjadi. Saat berada di tepi sungai, seekor buaya tiba-tiba menyeretnya ke dalam air.
Salah satu rekan korban, Anto (40), sempat mencoba menarik tangan Uyun, namun gagal menyelamatkannya. Uyun pun hilang ditelan sungai.
Warga sekitar langsung melakukan pencarian, namun korban belum ditemukan hingga laporan diterima oleh SAR.
Menindaklanjuti laporan, Tim Rescue Pos SAR Pasaman dikerahkan pukul 05.30 WIB dari titik terakhir korban terlihat (LKP).
Sebanyak lima personel diterjunkan dalam operasi pencarian yang dibantu sejumlah peralatan seperti Rescue Car, perahu karet LCR, Aqua Eye, serta perlengkapan SAR air dan medis.
Lokasi kejadian berada pada koordinat 0°50'39.74"S - 100°18'58.29"T, berjarak sekitar 46,40 kilometer dari Pos SAR Pasaman dengan estimasi waktu tempuh dua setengah jam.
Hingga saat ini, operasi pencarian masih berlangsung dan melibatkan koordinasi antara Kantor SAR Padang, masyarakat, serta pihak terkait lainnya.(*)
Editor : Hendra Efison