Peristiwa ini langsung ditindaklanjuti oleh Kantor SAR Kelas A Padang dengan memberangkatkan tim pencari.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, membenarkan adanya laporan mengenai kondisi membahayakan manusia berupa dua orang terseret ombak di lokasi tersebut.
“Kami menerima informasi dari Wali Nagari Ranah Pasisia, Bapak Dendi, pada pukul 18.15 WIB. Korban yang dinyatakan dalam pencarian atau DP (Dalam Pencarian) adalah Farhan, usia 14 tahun,” ujar Hendri dalam keterangan resminya, Senin malam.
Berdasarkan informasi awal yang diterima Kantor SAR Padang, korban yang hilang teridentifikasi bernama Farhan (14), laki-laki, beralamat di Sasak. Sementara itu, satu korban lain bernama Nugi (12) dilaporkan selamat.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, saat Farhan dan Nugi berenang di Pantai Sasak. Keduanya terseret arus dan gelombang ombak kuat. Nugi berhasil menyelamatkan diri, sementara Farhan hilang terbawa arus.
Warga setempat sempat melakukan pencarian di sekitar bibir pantai hingga pukul 18.00 WIB. Namun, korban tidak ditemukan sehingga masyarakat meminta bantuan kepada Pos SAR Pasaman.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Pasaman memberangkatkan tim rescuer pada pukul 18.27 WIB. Sebanyak lima personel dikerahkan menuju lokasi kejadian (LKP).
Jarak dari Pos SAR Pasaman ke lokasi sekitar 35 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 53 menit melalui jalur darat. Titik koordinat kejadian berada pada 0° 0'24.86" LS - 99°41'52.07" E, dengan jarak garis lurus sekitar 24,37 kilometer ke arah barat dari Pos SAR.
Dalam operasi pencarian, tim dilengkapi sejumlah alat utama (Alut) dan peralatan SAR (Palsar). Peralatan tersebut meliputi Rescue Car, LCR (perahu karet) dengan mesin tempel, peralatan SAR air, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Kondisi cuaca saat tim diberangkatkan terpantau berawan dengan kecepatan angin sekitar 9 knot. Hingga Senin malam, tim SAR bersama masyarakat terus melakukan upaya pencarian terhadap Farhan (14) yang hilang terseret ombak di Pantai Sasak, Kabupaten Pasaman Barat.(*)
Editor : Hendra Efison