Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Remaja 14 Tahun Ditemukan Tewas Terseret Ombak di Pantai Sasak Pasaman Barat

Randi Zulfahli • Selasa, 30 September 2025 | 12:20 WIB

Remaja 14 tahun tewas terseret ombak di Pantai Sasak, Pasaman Barat. Tim SAR gabungan temukan jasad korban setelah dua hari pencarian.
Remaja 14 tahun tewas terseret ombak di Pantai Sasak, Pasaman Barat. Tim SAR gabungan temukan jasad korban setelah dua hari pencarian.
PADEK.JAWAPOS.COM—Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan menemukan jasad seorang remaja bernama Farhan (14) yang terseret ombak di Pantai Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Korban ditemukan pada hari kedua operasi pencarian, Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 10.05 WIB.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengatakan korban ditemukan meninggal dunia pada koordinat 0°0'28.42" Lintang Selatan dan 99°41'48.26" Bujur Timur. Lokasi penemuan berjarak sekitar 200 meter dari titik terakhir korban hilang.

“Korban segera dievakuasi menuju rumah duka setelah ditemukan,” ujar Hendri dalam keterangan resminya.

Peristiwa berawal pada Senin sore (29/9/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, ketika Farhan bersama rekannya, Nugi (12), bermain air di Pantai Sasak.

Keduanya tiba-tiba terseret ombak. Nugi berhasil diselamatkan, sementara Farhan hilang meski warga telah melakukan penyisiran hingga pukul 18.00 WIB.

Wali Nagari Ranah Pasisia, Dendi, melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Pasaman pada pukul 18.15 WIB untuk meminta bantuan pencarian.

Lokasi kejadian berada pada koordinat 0°0'24.86" Lintang Selatan dan 99°41'52.07" Bujur Timur, dengan jarak sekitar 35 kilometer atau 53 menit perjalanan darat dari Pos SAR Pasaman.

Operasi pencarian hari kedua dimulai Selasa pagi (30/9/2025) pukul 07.30 WIB. Tim SAR membagi pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet (Landing Craft Rubber Boat/LCR) di sekitar titik korban hilang dengan jangkauan dua nautical mile. SRU kedua menyisir sepanjang bibir pantai sejauh lima kilometer.

Pencarian melibatkan delapan unsur dengan total 86 personel, terdiri dari lima personel Basarnas, tujuh petugas BPBD Pasaman Barat, tiga anggota Polsek, lima perangkat nagari, tujuh anggota KSB Sasak, enam anggota KSB Ranah Pasisia, tiga local hero, serta 50 warga masyarakat.

Peralatan yang dikerahkan antara lain Rescue Car, perahu karet LCR dengan mesin penggerak, personel SAR bidang air, tenaga medis, personel komunikasi, drone thermal, serta peralatan pendukung lainnya.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, tim SAR melakukan debriefing pada pukul 10.35 WIB. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing. Kantor SAR Kelas A Padang kemudian mengusulkan penutupan operasi SAR.

Kondisi cuaca saat pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin enam knot, yang dinilai cukup mendukung jalannya operasi penyelamatan.(*)

Editor : Hendra Efison
#Terseret Ombak di Pantai Sasak Pasaman Barat #Remaja 14 Tahun Ditemukan Tewas