Hingga Minggu (4/1/2026) pukul 18.00 WIB, korban belum ditemukan meski pencarian telah dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat.
Camat Lembah Melintang, Ikhsan Chairman, S.STP, mengatakan korban hanyut saat mandi di sungai bersama empat orang temannya.
“Korban bersama teman-temannya mandi di sungai. Korban sempat melompat ke dalam air, namun setelah itu tidak muncul ke permukaan dan menghilang,” ujar Ikhsan kepada Padang Ekspres, Minggu (4/1/2026).
Ia menjelaskan, teman-teman korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada warga.
Warga setempat kemudian melakukan pencarian sejak Sabtu malam dan berkoordinasi dengan aparat terkait untuk melakukan operasi pencarian.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, Novi Yurandi, menyampaikan pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai serta pemantauan udara menggunakan satu unit drone termal.
“Pencarian hari ini menggunakan rafting, penyisiran di air, serta pemantauan udara dengan satu unit drone termal. Masyarakat juga membantu dengan penyelaman serta penyisiran di kiri dan kanan sungai,” kata Novi Yurandi.
Ia menambahkan, tim gabungan yang terlibat terdiri dari lima personel Basarnas Pasaman, lima personel BPBD Pasaman Barat, lima personel Local Hero Rescue, serta sekitar 50 warga setempat.
“Hingga pukul 18.00 WIB korban masih belum ditemukan. Operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali esok pagi,” ujarnya.(CR6)
Editor : Hendra Efison