Peristiwa kebakaran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, ketika rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya pergi ke kediaman keluarga untuk agenda berbuka puasa.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pasaman Barat, Handoko, menyampaikan bahwa api diduga berasal dari ruangan tengah rumah berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian.
"Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari ruangan tengah rumah korban. Api kemudian dengan cepat menjalar dan melahap seluruh bangunan beserta isinya," ujar Handoko, Sabtu (21/2/2026).
Rumah yang terbakar merupakan milik Bahari (72), seorang wiraswasta, yang saat kejadian tidak berada di lokasi karena menghadiri kegiatan berbuka bersama di rumah keluarga.
Menerima laporan kebakaran, petugas Damkar Pasaman Barat langsung mengerahkan dua unit armada dari Posko Simpang Empat dan Posko Kinali menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sebanyak 15 personel dikerahkan dalam proses penanganan, terdiri dari 8 orang dari Posko Simpang Empat dan 7 orang dari Posko Kinali, didampingi oleh Kasi Pencegahan serta dibantu satu personel dari regu B.
Petugas melakukan penyisiran ke titik api sekaligus mengamankan bangunan rumah warga di sekitar lokasi guna mencegah api merembet lebih luas ke permukiman lainnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 21.21 WIB setelah upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan secara intensif selama hampir dua jam sejak laporan awal diterima.
Akibat kebakaran tersebut, bangunan rumah permanen milik Bahari mengalami kerusakan berat dan hampir seluruhnya hangus dilalap api bersama seluruh isi bangunan.
Korban diperkirakan mengalami kerugian materil yang sangat besar, yakni sekitar Rp300 juta untuk bangunan dan perabotan rumah tangga yang tidak sempat diselamatkan.
Selain itu, uang tunai yang tersimpan di dalam rumah sebesar kurang lebih Rp250 juta turut hangus terbakar, bersama sejumlah surat-surat berharga dan perhiasan milik korban.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang melanda kediaman Bahari di Pasaman Barat tersebut.(*)
Editor : Hendra Efison