Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Peringatan Nuzulul Quran di Pasaman Barat, Sekda Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

Fadli Zikri • Jumat, 6 Maret 2026 | 21:21 WIB

Pemkab Pasaman Barat peringati Nuzulul Quran 1447 H di Masjid Agung Baitul Ilmi. Sekda Doddy ajak masyarakat jadikan Al-Qur’an pedoman hidup.
Pemkab Pasaman Barat peringati Nuzulul Quran 1447 H di Masjid Agung Baitul Ilmi. Sekda Doddy ajak masyarakat jadikan Al-Qur’an pedoman hidup.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitul Ilmi, Simpang Empat, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan selama bulan suci Ramadan.

Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, dengan menghadirkan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Buya Bukhori Ismirat dari Kota Padang, Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Doddy menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran pada bulan Ramadan memiliki makna penting bagi umat Islam, karena peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW menjadi awal diturunkannya petunjuk Allah SWT bagi umat manusia.

Menurutnya, Al-Qur’an merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang tidak hanya dibaca untuk memperoleh pahala, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang memberikan arah dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci yang dibaca untuk memperoleh pahala, tetapi juga pedoman hidup yang mengandung nilai-nilai kebaikan, keadilan, kejujuran, persatuan, serta kepedulian sosial,” ujar Doddy dalam sambutannya di hadapan jamaah yang menghadiri kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat, baik dalam lingkungan pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Doddy juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum peringatan Nuzulul Quran sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak hanya melalui membaca dan menghafalnya, tetapi juga dengan memahami makna serta mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pembangunan fisik, tetapi juga dari kekuatan moral dan spiritual masyarakat yang menjadi fondasi utama dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.

Ia menegaskan bahwa dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, diharapkan akan lahir masyarakat yang memiliki akhlak mulia, menjunjung tinggi nilai kejujuran, amanah, serta memiliki semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, insyaallah akan lahir masyarakat yang berakhlak mulia, jujur, amanah, serta memiliki semangat kebersamaan dalam membangun daerah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap kegiatan peringatan Nuzulul Quran tersebut dapat mempererat kebersamaan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat, khususnya dalam memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai spiritual dan sosial.(*)

Editor : Hendra Efison
#Sekda Doddy San Ismail #Nuzulul Quran Pasaman Barat #Masjid Agung Baitul Ilmi