Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat dan dilaksanakan atas nama Bupati Pasaman Barat dengan dihadiri para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah undangan lainnya.
Pelantikan ini merupakan bagian dari penataan organisasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan program kerja pemerintahan.
Dalam sambutannya, Doddy San Ismail menjelaskan bahwa seluruh tahapan pelantikan telah melalui proses administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menyebutkan bahwa verifikasi dan validasi jabatan juga telah dilakukan secara digital melalui aplikasi milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum pelantikan dilaksanakan.
Menurutnya, penempatan pejabat pada jabatan tertentu tidak hanya dimaknai sebagai rotasi organisasi, tetapi juga sebagai bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pergantian posisi ini bukan sekadar rotasi, tetapi amanah besar. Pejabat yang mengisi posisi strategis harus memiliki kapasitas untuk mempercepat program kerja pemerintah daerah,” ujar Doddy dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjadikan nilai dasar aparatur sipil negara (ASN) BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Doddy, nilai tersebut harus tercermin dalam kinerja aparatur melalui profesionalisme, integritas, serta kemampuan menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun kerja sama yang solid antarperangkat daerah guna memastikan seluruh program pembangunan dapat berjalan secara efektif dan terkoordinasi.
Kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah daerah.
“Jaga kepercayaan ini dengan dedikasi dan profesionalisme demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Pasaman Barat,” katanya. (*)
Editor : Hendra Efison