PADEK.JAWAPOS.COM — Penjualan masker di salah satu apotek di kawasan Simpang Empat, Pasaman Barat, meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Pelajar menjadi salah satu pembeli yang cukup banyak datang untuk mendapatkan masker di tengah kondisi kabut asap.
Pemilik apotek, Yadi, 37, mengatakan penjualan masker mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Permintaan dari pelajar menjadi salah satu faktor yang turut mendorong kenaikan penjualan.
“Penjualannya meningkat, banyak juga anak-anak sekolah yang membeli masker,” katanya, Selasa (29/9/2026).
Menurut Yadi, pembelian masker oleh pelajar berkaitan dengan kebijakan sekolah yang meminta siswa menggunakan masker ketika berada di lingkungan sekolah.
Masker yang dijual di apotek tersebut dibanderol sekitar Rp2.000 per masker. Harga tersebut membuat masyarakat dapat membeli masker sesuai kebutuhan.
“Sekarang lebih banyak yang datang membeli masker dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.
Selain pelajar, masyarakat juga membeli masker untuk digunakan ketika beraktivitas di luar rumah. Permintaan dari kelompok tersebut turut menambah jumlah pembelian masker di apotek.
Peningkatan permintaan terjadi bersamaan dengan kondisi kabut asap di kawasan Simpang Empat. Masker kemudian digunakan sebagian masyarakat ketika menjalankan aktivitas di luar ruangan.
Yadi mengatakan stok masker di apotek masih tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan pembeli. Ia menyebut pembelian saat ini lebih banyak berasal dari pelajar yang membutuhkan masker untuk digunakan di sekolah.
Aktivitas pembelian masker tersebut menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap perlengkapan pelindung saat kondisi udara di kawasan Simpang Empat diselimuti kabut asap. Pelajar menjadi salah satu kelompok yang paling banyak membeli masker setelah adanya permintaan dari sekolah.(mg11)
Editor : Hendra Efison