Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Efisiensi, Anggaran PSU Dipangkas Rp 283 M: Pilkada Pasaman Diikuti Tiga Pasangan Calon

Willian. • Selasa, 11 Maret 2025 | 10:30 WIB

BERSEMANGAT: Calon Wakil Bupati Pasaman nomor urut 1 Parulian Dalimunte memberikan pidato usai mendaftar di KPU Pasaman, kemarin (10/3) sore.(TIM WE-LI)
BERSEMANGAT: Calon Wakil Bupati Pasaman nomor urut 1 Parulian Dalimunte memberikan pidato usai mendaftar di KPU Pasaman, kemarin (10/3) sore.(TIM WE-LI)

PADEK.JAWAPOS.COM-Anggaran pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada 2024 dipangkas Rp 283,3 miliar. Langkah itu diambil sebagai respons atas minimnya ketersediaan anggaran pada pemda yang menggelar PSU.

Dalam rapat dengar pendapat di Komisi II DPR, KPU menyampaikan kebutuhan anggaran untuk PSU di 24 daerah hanya Rp 392.333.063.805. Angka tersebut turun dari pengajuan sebelumnya Rp 486.383.829.417.

Sementara itu, Bawaslu dalam hitungan terbaru membutuhkan Rp 164.560.013.521. Turun signifikan dibandingkan permintaan sebelumnya Rp 353.818.969.000.

Efisiensi dilakukan dengan memangkas sejumlah tahapan. Komisioner KPU Idham Holik menjelaskan, salah satu tahapan yang dipangkas adalah kampanye akbar. “Kampanye rapat umum ditiadakan,” ujarnya.

Jenis kampanye yang dibolehkan hanya dialog tatap muka, penyebaran bahan kampanye, dan pemasangan alat peraga. Kemudian, jumlah debat juga hanya dilakukan satu kali. “Dengan tetap memperhatikan prinsip efisien,” imbuhnya.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, dari anggaran terbaru Rp 164,5 miliar yang dibutuhkan, pihaknya baru mendapat sebagian saja. Dia menyebut ada sekitar Rp 90 miliar yang belum dicairkan.
Bagja berharap pencairan bisa direalisasikan tepat waktu. Sebab, dana yang tersedia hanya cukup untuk tiga bulan.

KPU Magetan telah menetapkan jadwal PSU di empat tempat pemungutan suara (TPS) pada Sabtu, 22 Maret 2025. Ketua KPU Magetan Noviano Suyide mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran Rp 403 juta untuk pelaksanaan PSU.

Selain itu, persiapan logistik, termasuk surat suara, mulai dilakukan. Empat TPS yang menggelar PSU di Magetan adalah TPS 001 Desa Kinandang dengan DPT 555 pemilih, TPS 004 Desa Kinandang (527 pemilih), TPS 001 Desa Nguri (484 pemilih), dan TPS 009 Desa Selotinatah (551 pemilih).

Novian telah berkoordinasi dengan KPU provinsi terkait percetakan surat suara. Jika sebelumnya dilakukan di PT Mancanan Jaya Klaten, kini pencetakan dialihkan ke PT Temprina karena jadwal produksi yang padat.

Selain persiapan logistik, KPU juga melakukan evaluasi terhadap kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Hasilnya, seluruh KPPS di empat TPS diganti total.

“Ada beberapa petugas KPPS yang mengundurkan diri dan tidak bersedia dilantik kembali. Setelah evaluasi dan pleno, kami memutuskan mengganti 28 KPPS di empat TPS,” jelas Noviano seperti dilansir Jawa Pos Radar Magetan.

Pergantian KPPS ini dilakukan melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) di TPS yang memiliki cadangan. Untuk TPS yang tidak memiliki PAW, penggantian dilakukan dengan menunjuk KPPS dari TPS terdekat atau anggota panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) di desa yang sama.
Welly-Parulian Daftar Hari Terakhir

Sementara itu, pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Pasaman dipastikan akan diikuti tiga pasangan calon (paslon). Paslon bupati dan wakil bupati Pasaman, Welly Suheri dan Parulian Dalimunthe, secara resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pasaman.

Momen pendaftaran ini disambut meriah oleh ribuan masyarakat, relawan, simpatisan, serta partai pengusung dan pendukung yang setia mendampingi pasangan ini dalam perjalanan menuju PSU Pilkada Pasaman.

Mereka beramai-ramai mengantarkan pasangan ini ke KPU Pasaman. Sebelum ke KPU, seratusan kendaraan mengarak-ngarak pasangan ini keliling Kota Lubuk Sikaping. Di sepanjang jalan masyarakat berteriak menyemangati pasangan ini.

Sesampai di KPU Welly-Parulian menyerahkan berkas dan diterima langsung Ketua KPU Pasaman Taufiq dan jajaran komisioner dan staf KPU lainnya. Setelah berkas diterima langsung dilakukan pemeriksaan berkas pendaftaran oleh tim KPU Pasaman.

Usai pemeriksaan, dalam kesempatan tersebut, Welly Suhery menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat Pasaman yang terus memberikan dukungan.

“Saya merasa terharu melihat begitu banyak pihak yang tetap mendampingi perjuangan kami untuk menjadikan Pasaman Bangkit,” ujar Welly dengan penuh haru.

Welly menegaskan, visi misi pasangan nomor urut 1 ini tetap berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Ia mengajak seluruh warga Pasaman untuk tetap solid dan bersama-sama mewujudkan kemenangan yang sempat tertunda.

“Kami, bersama Parulian Dalimunthe dan Anggit Kurniawan Nasution, siap menjemput kemenangan yang sudah lama kita tunggu. Ini adalah perjuangan kita bersama,” ujar Welly dengan semangat membara.

Dia menegaskan, perjuangan ini bukan hanya untuk segelintir golongan atau kepentingan pribadi. “Ini adalah perjuangan untuk seluruh masyarakat Pasaman, tanpa memandang suku, agama, atau golongan. Mari bersama-sama kita perjuangkan kebangkitan Pasaman,” tambahnya.

Parulian Dalimunthe menyebut, menanggapi isu yang berkembang di masyarakat mengenai pencalonannya yang dianggap sebagai titipan dari pihak lain. Ia dengan tegas membantah hal tersebut. Pencalonannya adalah bagian dari takdir politik yang sudah digariskan.

“Kami bukan titipan siapapun. Ini adalah perjalanan politik kami. Kami akan membuktikan bahwa kami bukan pecundang, tetapi petarung!” ujar Parulian dengan tegas.

Parulian menegaskan, seluruh program dan visi misi Pasaman Bangkit akan terus dilanjutkan dengan komitmen penuh. “Apa yang sudah kita perjuangkan dalam Pasaman Bangkit, akan terus kita lanjutkan. Ini adalah langkah untuk kesejahteraan masyarakat Pasaman yang lebih baik,” katanya.

Ketua KPU Pasaman Taufiq mengatakan, telah menerima berkas pendaftaran paslon nomor urut 1. Pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap berkas tersebut. Pendaftaran itu memang dikhususkan untuk paslon 1 pasca didiakualifikasinya Anggit Kurniawan Nasution oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Komisioner KPU Pasaman Juli Jusran mengatakan, sebagai bagian dari tahapan Pilkada, KPUD Pasaman telah menetapkan Rumah Sakit Universitas Andalas (RS Unand) sebagai tempat pemeriksaan kesehatan bagi para pasangan calon. Pemeriksaan kesehatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 14 Maret 2025. (far/ril/her/mad/oni/jpg/wni)

Editor : Novitri Selvia
#psu #taufiq #pilkada Pasaman #rahmat bagja #Parulian Dalimunte #KPU Pasaman