Pertumbuhan anggota Rumah BUMN Pasaman tercatat meningkat pesat dalam empat tahun terakhir. Pada 2022, jumlahnya masih 81 UMKM, meningkat menjadi 128 UMKM pada 2023, kemudian 171 UMKM di 2024, dan bertambah 29 UMKM lagi sepanjang Januari hingga Juli 2025.
Sebagai mitra utama pembinaan, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat telah menyalurkan bantuan sebesar Rp215.552.000 untuk mendukung seluruh program pelatihan dan pendampingan usaha yang dirancang Rumah BUMN Pasaman sepanjang tahun 2025.
“Rumah BUMN Pasaman berkomitmen untuk terus memfasilitasi pelaku UMKM agar naik kelas, sehingga dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bambang Santoso, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sumbar.
Bambang menyebutkan bahwa keberhasilan UMKM Pasaman yang kini mampu menjangkau pasar nasional hingga internasional merupakan hasil nyata dari pembinaan Rumah BUMN dalam empat tahun terakhir.
“Kami juga bersinergi dengan pemerintah, BUMN, komunitas pengusaha dan UMKM baik di Pasaman maupun kabupaten/kota lain untuk mendorong pertumbuhan UMKM binaan agar semakin kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Beragam program telah disusun untuk 2025, mulai dari workshop desain kemasan dan logo, pelatihan pemasaran digital, pendampingan produksi, hingga fasilitasi pameran produk UMKM. Semua program bertujuan meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing UMKM Pasaman.
Nurlan, salah satu pengurus sekaligus anggota UMKM binaan, menilai Rumah BUMN Pasaman menjadi tempat bertumbuh yang inklusif bagi seluruh pelaku usaha lokal.
“Kreativitas masing-masing UMKM berbeda-beda, kondisi usaha pun beragam. Tapi di sini kami punya satu visi untuk maju dan naik kelas bersama. Apapun kendala kami, didukung penuh oleh PLN maupun pemerintah,” ujar Nurlan.
Selain pelatihan teknis, Rumah BUMN Pasaman juga membuka akses promosi bagi UMKM melalui etalase digital dan pameran produk di berbagai event PLN maupun mitra stakeholder lainnya. Hal ini dinilai efektif mendorong peningkatan omzet dan jangkauan pasar yang sebelumnya sulit diraih oleh para pelaku UMKM lokal.
Dengan pembinaan berkelanjutan, Rumah BUMN Pasaman diharapkan terus mencetak pelaku usaha yang mandiri, inovatif, dan siap bersaing di pasar lebih luas.(*)
Editor : Hendra Efison