Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Pasaman, Yudesri, menyampaikan keberadaan kantor KAN memiliki posisi strategis dalam mendukung visi pemerintah daerah untuk membangun masyarakat yang berbudaya, beriman, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.
”Pemerintah Kabupaten Pasaman mendorong agar lembaga adat menjadi garda terdepan dalam menjaga keharmonisan sosial. KAN diharapkan mampu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat secara arif dan bijaksana,” ujar Yudesri.
Yudesri menambahkan, penguatan kelembagaan adat sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembentukan karakter dan budaya masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, nagari, dan lembaga adat menjadi kunci keberhasilan pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Yudesri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan kantor KAN Tanjungberingin, termasuk Anggota DPRD Sumatera Barat Donizar, yang mengalokasikan dana pokok pikiran sebesar Rp 300 juta dan disinergikan dengan dana nagari.
”Kami mengapresiasi kontribusi Anggota DPRD Sumbar Donizar yang merupakan putra terbaik Pasaman. Kepeduliannya terhadap penguatan nagari dan lembaga adat patut diapresiasi,” katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumatera Barat Donizar menyebutkan bahwa dukungan terhadap Pemkab Pasaman dalam memperkuat nagari terus dilakukan melalui program pokok pikiran, termasuk pembangunan sembilan kantor wali nagari dan kantor KAN di berbagai wilayah.
”Ini merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam memperkuat struktur pemerintahan dan adat di tingkat nagari,” ujar Donizar.
Selain pembangunan fisik, Pemkab Pasaman juga mendorong kegiatan pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan nonfisik. Donizar mengungkapkan Festival 10 Induak menjadi salah satu program budaya yang mendapat dukungan dan akan dilanjutkan dengan alokasi anggaran sebesar Rp 500 juta pada tahun 2026.
”Pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Ini sejalan dengan semangat Pemkab Pasaman menjaga identitas dan kebersamaan masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Donizar turut menyampaikan pesan edukasi politik kepada masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam demokrasi serta menolak praktik politik uang, sebagai bentuk dukungan terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.
Peresmian Kantor KAN Tanjungberingin ditandai dengan pengguntingan pita dan dihadiri Asisten III Setkab Pasaman Roichard, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Fatrizon, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan Aprialdi Said, para wali nagari, perwakilan Polres Pasaman, Camat Lubuksikaping Lotfriodo Rama, serta jajaran terkait lainnya. (*)
Editor : Eri Mardinal