Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dan diduga kuat dipicu kegagalan sistem pengereman saat kendaraan melintasi jalan menurun dengan tikungan tajam.
Kasatlantas Polres Pasaman, Iptu Afrizal, menyebutkan truk yang dikemudikan Fardhul Yandra (25) saat itu melaju dari arah Padang Sawah menuju Kumpulan dengan membawa satu penumpang bernama Feby Julius Faisal (33).
Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menurun dan tikungan tajam ke kiri, kendaraan dilaporkan kehilangan kendali.
“Diduga rem blong, sehingga saat menikung kendaraan sempat rebah kuda di bahu jalan sebelah kanan sebelum akhirnya terjun ke jurang di area persawahan,” ujar Iptu Afrizal, Jumat malam.
Truk tersebut mengalami kerusakan material cukup parah setelah terjun ke area persawahan di sekitar lokasi kejadian yang dikenal memiliki medan ekstrem dengan turunan dan tikungan beruntun.
Meski demikian, sopir dan penumpang dilaporkan selamat dalam insiden tersebut.
Fardhul Yandra, warga Seberang Padang Utara, mengalami luka lecet di tangan kanan akibat benturan saat kecelakaan terjadi di jalur lintas tersebut.
Sementara itu, Feby Julius Faisal, warga Lubuk Kilangan, Kota Padang, mengalami luka lecet di kaki kiri dan tidak mengalami cedera serius lainnya.
Pihak kepolisian menyatakan kedua korban dalam kondisi baik dan memilih untuk tidak menjalani perawatan medis di rumah sakit karena luka yang dialami tergolong ringan.
Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Pasaman telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan data kendaraan sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kelaikan kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur lintas dengan banyak turunan dan tikungan tajam seperti di kawasan Kelok Kajai.
Kecelakaan ini kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan di wilayah dengan kontur jalan yang menantang demi meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.(CC1)
Editor : Hendra Efison