“Kami ucap terimakasih kepada seluruh ASN Pemko Payakumbuh yang telah bekerja keras selama tahun 2023, sehingga kita diganjar segudang prestasi baik di tingkat nasional, regional maupun Provinsi Sumbar. Yang berprestasi itu bukan kami, tapi bapak ibu semua, kami mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu semua,” kata Jasman.
Jasman berpesan, walaupun banyak prestasi yang diraih, namun ada beberapa hal yang harus disempurnakan, karena tidak ada manusia yang sempurna.
“Makanya tahun 2024 ini kami minta kepada semuanya untuk terus meningkatkan kinerja. Mari kita introspeksi diri, teruslah berusaha untuk menjadi yang terbaik,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Jasman menegaskan kepada seluruh jajaran, terkait isu dirinya meminta sejumlah uang untuk mengisi jabatan tertentu di Pemko Payakumbuh itu tidak benar. Dan ini merupakan pekerjaan orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
“Ini tidak benar, saya tidak pernah meyuruh orang mengatas namakan nama saya meminta-minta ini. Kalau ada yang minta-minta duit sama bapak ibu sekalian dan menjanjikan jabatan tertentu itu bukan saya, segera laporkan nanti akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Jasman.
Katanya hal itu sangat memalukan, tidak bermoral dan merugikan nama baik Pj Wali Kota Payakumbuh secara pribadi. “Jangan mau terperdaya dengan janji-janji muluk seseorang, karen untuk mengangkat seseorang dalam jabatan tertentu ada mekanisme dan aturannya,” terang Jasman.
Kemudian, disebutkan Jasman, di penghujung 2023 lalu Payakumbuh dihadapkan dengan bencana yang tidak bisa dielakkan, yaitu masalah sampah karena terjadi longsor di TPA regional Sumbar.
“Kami minta kepada seluruh jajaran sampai ke tingkat kelurahan agar mengingatkan masyarakat kita terkait sampah ini. Diharapkan kepada masyarakat bisa bersabar dan bisa merubah pola terkait pembuangan sampah ini,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi petugas pengumpul sampah yang telah berjibagu menanggulangi masalah sampah di Kota Payakumbuh. Jasman meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk memperhatikan kesehatan petugas kebersihan ini.
“Tolong perhatikan betul kesehatan petugas kita ini, karena mereka adalah garda terdepan dalam masalah kebersihan ini. Kalau perlu cek kesehatannya secara berkala,” pintanya.
Mantan Kadis Kominfo Provinsi Sumbar itu berharap, mulai awal tahun ini bagaimana di setiap rapat itu tidak ada lagi snack yang akan menghasilkan sampah anorganik.
“Kita akan kembali galakkan gerakan menggunakan tambler, ini merupakan salah satu cara kita mengurangi sampah plastik,” katanya.
Tak lupa Pj Jasman terus mengingatkan dan meminta seluruh jajaran ASN agar tetap netral, jangan sampai terkontaminasi politik praktis tetap jaga netralitas.
“Sebentar lagi kita akan melaksankan Pemilu dan Pilpres, kami minta tetap jaga netralitasnya jangan sampai terjerat masalah hukum nantinya. Tetap jaga silaturahmi, hargai perbedaan, jangan sampai perbedaan pendapat bisa memecah belah kita. Karena di minangkabau, perbedaan itu akan merekatkan hubungan silaturahmi antara kita,” pungkasnya. (rel) Editor : Novitri Selvia