Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

3 Keluarga Kehilangan Rumah, Pemko Salurkan Bantuan

Novitri Selvia • Kamis, 24 Juli 2025 | 12:15 WIB

PEDULI:Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama Ketua Baznas Edi Kusuma saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Labuah Basilang, Rabu (23/7).(PEMKO PAYAKUMBUH UNTUK PADEK)
PEDULI:Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama Ketua Baznas Edi Kusuma saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Labuah Basilang, Rabu (23/7).(PEMKO PAYAKUMBUH UNTUK PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Musibah kebakaran yang terjadi, Minggu (20/7) malam lalu di kawasan Labuah Basilang, Kota Payakumbuh, menyisakan luka mendalam bagi tiga kepala keluarga yang menjadi korban.

Meski api telah berhasil dipadamkan, duka dan kerugian yang ditimbulkan masih dirasakan hingga kini.

Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas elpiji, yang secara tiba-tiba melalap habis satu unit rumah. Tiga keluarga yang tinggal di rumah tersebut kehilangan tempat tinggal serta sebagian besar harta benda mereka.

Warga sekitar sempat bahu-membahu membantu proses pemadaman dan evakuasi, namun nahas, tidak semua penghuni berhasil selamat tanpa luka. Salah seorang korban bahkan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Bukittinggi akibat luka bakar serius.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, turun langsung ke lokasi kejadian pada Rabu siang (23/7).

Ia datang bersama Ketua Baznas Kota Payakumbuh, Edi Kusuma, untuk menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Dalam kesempatan tersebut, Baznas menyalurkan bantuan sebesar Rp6 juta, yang dibagi rata kepada tiga kepala keluarga terdampak, masing-masing menerima Rp2 juta.

“Ini bukan soal jumlah semata, tapi tentang hadirnya pemerintah di saat masyarakat sedang dalam kesulitan. Kita ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tegas Elzadaswarman.

Kunjungan itu berlangsung dalam suasana penuh empati. Elzadaswarman menyempatkan diri berdialog langsung dengan para korban, memastikan bahwa Pemerintah Kota akan terus memantau kondisi mereka.

Ia juga memberikan arahan kepada perangkat kelurahan dan dinas terkait agar memberikan pendampingan yang maksimal, terutama kepada korban yang saat ini masih menjalani perawatan medis.

“Musibah bisa datang kapan saja. Tapi semangat untuk bangkit harus tetap dijaga. Kita semua harus menjadi bagian dari proses pemulihan ini,” lanjutnya.

Ketua Baznas Kota Payakumbuh, Edi Kusuma, menambahkan bahwa pihaknya akan terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kota dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.

Tujuannya agar bantuan tersebut benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat seperti sekarang.

Bantuan yang diberikan tentu tidak dapat menggantikan rumah dan harta benda yang telah hangus terbakar. Namun, langkah ini diharapkan bisa menjadi titik awal pemulihan, baik secara mental maupun ekonomi, bagi keluarga korban.

Kehadiran langsung Wakil Wali Kota di tengah masyarakat yang sedang berduka menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi benar-benar hadir dan terlibat dalam situasi paling genting.

Menutup kunjungannya, Elzadaswarman menyampaikan pesan yang menggugah: “Mari jadikan musibah ini sebagai pengingat untuk terus memperkuat solidaritas, gotong-royong, dan kewaspadaan di lingkungan kita masing-masing,” pungkasnya. (rel)

Editor : Novitri Selvia
#Baznas Kota Payakumbuh #Labuah Basilang #Edi Kusuma #kebakaran