PADEK.JAWAPOS.COM-Tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat bersama BNNK Kota Payakumbuh menggeledah sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi penyimpanan narkoba di Komplek Perumahan Rasidah Residence, Jalan Raflesia, Kelurahan Kototangah, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Selasa (29/7).
Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari penangkapan empat tersangka kasus narkoba yang dilakukan oleh BNNP Sumbar beberapa hari sebelumnya.
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumbar, Kombes Pol Ferry Herlambang, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari penangkapan yang berlangsung pada Kamis (17/7) di kawasan Bukittinggi.
“Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang kemudian kami dalami. Akhirnya kami berhasil mengamankan empat tersangka. Dalam pelaksanaannya, kami juga bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN),” ujar Ferry.
Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 100 paket narkotika jenis ganja dengan total berat mencapai 108 kilogram.
“Selanjutnya, dari pengembangan penyidikan, kami melakukan penggeledahan di Payakumbuh. Dalam proses ini, kami tetap mengikuti standar operasional prosedur (SOP), mulai dari penelusuran lokasi rumah hingga pelaksanaan penggeledahan di lapangan,” jelasnya.
Saat penggeledahan, petugas menemukan beberapa barang bukti tambahan berupa biji ganja, kertas linting (paper), dan satu unit telepon genggam.
Ferry menyatakan bahwa pihaknya masih akan mendalami isi dari telepon genggam tersebut untuk menggali informasi mengenai jaringan dan peran masing-masing pelaku.
“Saat ini belum ada penambahan tersangka, namun penyidikan masih terus kami lanjutkan. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah hasil pengembangan keluar,” katanya.
Berdasarkan pantauan Padang Ekspres, petugas tampak memasang garis pengaman bertuliskan “Dilarang Melintas Garis BNN” di sekitar rumah yang digeledah. Sejumlah warga setempat terlihat memperhatikan jalannya penggeledahan dari kejauhan.
Penggeledahan ini turut didampingi oleh aparatur Kelurahan, Ketua RT, dan Kepala BNNK Payakumbuh, Febrian Jufril. Dari kondisi di lokasi, rumah tersebut diduga sudah tidak dihuni. Dua lampu luar rumah masih menyala, sementara pagar rumah dalam keadaan terkunci. (rid)
Editor : Novitri Selvia