Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebakaran Pasar Payakumbuh Hanguskan Ratusan Petak Kios, 7 Orang Luka-luka

Randi Zulfahli • Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:18 WIB

Petugas pemadam saat menyisir bagian dalam Pasar Payakumbuh yang terbakar.
Petugas pemadam saat menyisir bagian dalam Pasar Payakumbuh yang terbakar.
PADEK.JAWAPOS.COM–Kebakaran dahsyat menimpa kawasan perdagangan utama Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Api yang muncul pada dini hari Selasa (26/8/2025) berhasil meluluh lantakkan ratusan lapak dagang di kompleks pasar tersibuk di wilayah itu.

Berdasarkan laporan kontributor Padang Ekspres, Darman, di lapangan, kobaran api mulai tampak sekitar pukul 04.30 WIB dari area belakang Blok Barat. Situasi semakin memburuk ketika lidah api terus membesar dan mencapai puncaknya pada pukul 05.00 WIB.

Data sementara yang berhasil dihimpun menunjukkan sedikitnya 336 toko, kios dan lapak pedagang dilalap api. Angka kerugian diperkirakan akan meningkat drastis mengingat penghitungan belum mencakup unit-unit perdagangan di lantai dasar yang juga terdampak.

Perkiraan total kios yang terbakar bisa mencapai lebih dari 500 petak karena belum termasuk yang di lantai satu.

Dampak langsung dari tragedi ini adalah terhentinya seluruh aktivitas perdagangan di kawasan pasar. Tidak satu pun transaksi jual beli berlangsung sepanjang hari Selasa ini di area yang biasanya ramai dikunjungi pedagang dan pembeli.

Tujuh Petugas Alami Cedera

Upaya pemadaman yang berlangsung intensif tidak luput dari risiko kecelakaan kerja. Tim medis yang bersiaga dengan mobil Puskesmas Keliling mencatat tujuh orang mengalami luka-luka selama operasi penyelamatan.

Personel TNI menjadi korban pertama dengan luka ringan di area kening dan hidung akibat tertimpa reruntuhan kayu. Sementara itu, anggota Palang Merah Indonesia (PMI) mengalami robekan di tangannya karena terkena pecahan kaca.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga tidak luput dari cedera dengan luka ringan di jari yang disebabkan serpihan kaca. Tiga relawan lainnya mengalami nasib serupa dengan luka robek akibat pecahan kaca yang berserakan.

Korban paling parah adalah seorang petugas pemadam kebakaran yang menderita luka bakar di area pundak hingga punggung setelah terkena cipratan air panas selama proses pemadaman.

Kepanikan Pedagang dan Upaya Penyelamatan

Kontributor Padang Ekspres, Darman, yang berada di lokasi melaporkan situasi mencekam ketika api mulai menjalar. Suasana panik langsung melanda Pasar Payakumbuh saat kebakaran melanda area pertokoan di Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Puluhan pedagang bergerak cepat menyelamatkan inventaris dagangan mereka di tengah ancaman kobaran yang terus meluas. Toko di lantai dua blok barat menjadi sasaran utama api yang ganas.

Titik awal kebakaran diduga kuat bermula dari bekas Toko Aprilia sebelum menyebar dengan cepat ke kios-kios sekitarnya. Dalam tempo singkat, deretan toko yang sebagian besar menjual bahan jahit dan tekstil telah rata dengan tanah.

Para pemilik usaha yang berlokasi di sekitar area terdampak bekerja keras mengevakuasi kain, pakaian, dan berbagai perlengkapan dagang lainnya. Sejumlah pedagang terlihat terburu-buru mengangkut barang keluar dari kompleks pasar untuk meminimalkan kerugian yang lebih besar.

Mobilisasi Kendaraan Pemadam

Respons darurat segera dilakukan dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran dari Kota Payakumbuh. Bantuan tambahan juga datang dari unit damkar Kota Padang yang terus beroperasi hingga pagi hari untuk mengendalikan situasi.

Dokumentasi yang diambil pada pukul 06.00 WIB memperlihatkan kobaran besar yang masih sulit dipadamkan meski upaya pemadaman telah berlangsung intensif selama berjam-jam.

Kasat Lantas Polres Payakumbuh, AKP Yuliarman, mengonfirmasi bahwa insiden bermula sekitar pukul 04.30 WIB. Berdasarkan kesaksian warga sekitar, titik api pertama kali muncul dari bangunan bekas Toko Aprilia sebelum merambat ke unit-unit perdagangan lainnya dengan kecepatan tinggi.

Rekayasa Lalu Lintas untuk Akses Darurat

Untuk memperlancar operasi pemadaman, Polres Payakumbuh segera mengimplementasikan rekayasa lalu lintas di kawasan kejadian. Pengalihan arus kendaraan dilakukan guna memastikan akses bebas hambatan bagi armada pemadam kebakaran menuju lokasi.

Langkah ini juga bertujuan menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas umum di tengah situasi darurat yang sedang berlangsung.

Hingga laporan ini dibuat, penyebab pasti terjadinya kebakaran serta total nilai kerugian materil yang ditimbulkan masih dalam tahap penyelidikan.

Yang pasti, api telah memusnahkan sejumlah besar unit usaha di kawasan yang beralamat di Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat. (*)

Editor : Adetio Purtama
#pasar payakumbuh #kios #luka-luka #kebakaran