Kegiatan ini diikuti santri dari 23 Taman Pendidikan Alquran (TPA) di sekitar Kelurahan Tanjung Pauh dan Kota Payakumbuh, serta dihadiri Kepala Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Camat Payakumbuh Barat, dan anggota DPRD Kota Payakumbuh.
Perayaan Khatam Alquran dilaksanakan sebagai bentuk syukur atas capaian santri yang telah menuntaskan bacaan Alquran.
Sejak pagi, suasana kelurahan tampak semarak dengan kehadiran santri yang mengenakan busana muslim, didampingi orang tua dan guru mengaji.
Rangkaian kegiatan diawali dengan arak-arakan santri mengelilingi lingkungan kelurahan.
Prosesi tersebut disambut antusias warga sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan anak-anak.
Acara kemudian dilanjutkan di Masjid Al Muttaqin dengan prosesi khatam, pembacaan ayat suci Alquran, serta doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat.
Lurah Tanjung Pauh menyampaikan bahwa kegiatan Khatam Alquran merupakan bagian dari upaya menjaga tradisi keagamaan sekaligus membangun karakter generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Alquran dan mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Harahap, mengatakan kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama pemerintah kelurahan, pengurus masjid, guru mengaji, dan partisipasi aktif masyarakat.
“Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara gotong royong, mulai dari latihan santri hingga pelaksanaan acara,” katanya.
Selain prosesi khatam, kegiatan juga diisi tausiah keagamaan yang menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak-anak untuk terus membaca dan mengamalkan Alquran.
Kepala Kemenag Kota Payakumbuh, Hendri Yazid, menilai perayaan Khatam Alquran memberikan dampak positif, tidak hanya bagi santri, tetapi juga bagi penguatan kebersamaan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan lingkungan terhadap pendidikan agama dan memperkuat ikatan sosial antarwarga,” ujarnya.
Pemerintah Kelurahan Tanjung Pauh menyatakan komitmen menjadikan Khatam Alquran sebagai agenda berkelanjutan dalam mendukung pembinaan keagamaan dan pembentukan generasi berakhlak.(cr8)
Editor : Hendra Efison