Pantauan Padang Ekspres, Jumat (26/12/2025), menunjukkan aktivitas pengunjung meningkat sejak sore hingga malam hari.
Jalur pedestrian di sepanjang sungai tampak dipenuhi warga yang memanfaatkan ruang terbuka hijau.
Meningkatnya kunjungan dipengaruhi libur panjang akhir tahun, cuti bersama, dan libur sekolah. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk beraktivitas di luar rumah.
Pengunjung datang dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Sebagian besar hadir bersama keluarga, sementara lainnya datang berkelompok bersama teman atau kerabat.
Di kawasan taman, warga terlihat duduk santai, berjalan kaki, hingga menikmati pemandangan sungai.
Sejumlah pengunjung juga memanfaatkan area tersebut untuk olahraga ringan seperti jogging.
Deretan pedagang kaki lima tampak berjualan di beberapa titik. Mereka menjajakan aneka makanan dan minuman kepada pengunjung.
Salah seorang pedagang, Yon (34), mengaku jumlah pembeli meningkat selama libur Nataru. “Kalau libur seperti ini, pembeli memang jauh lebih banyak dibanding hari biasa,” ujarnya.
Yon berharap keramaian pengunjung dapat bertahan hingga masa libur berakhir karena membantu perputaran ekonomi pedagang kecil.
Selain rekreasi, kawasan tersebut juga dimanfaatkan warga untuk berolahraga.
Yona (23), salah seorang pengunjung, mengatakan libur panjang memberi waktu lebih untuk jogging sore.
“Karena sedang libur, jadi bisa jogging sambil menikmati suasana,” katanya.
Ia menilai kawasan Taman Batang Agam cukup nyaman untuk aktivitas fisik ringan.
Pengunjung juga datang dari luar wilayah Kota Payakumbuh. Andri (38), warga Kabupaten Limapuluh Kota, mengaku memilih kawasan tersebut karena akses mudah dan biaya rekreasi yang terjangkau.
“Aksesnya gampang dan wisatanya murah. Cocok untuk jalan sore,” ujarnya.
Meningkatnya jumlah pengunjung turut berdampak pada kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan taman. Namun, arus kendaraan masih terpantau lancar dan parkir kendaraan berlangsung tertib.
Ramainya Taman Batang Agam selama libur Nataru menunjukkan optimalnya fungsi ruang publik sebagai tempat rekreasi, interaksi sosial, dan penggerak ekonomi kecil di Kota Payakumbuh.(CR7)
Editor : Hendra Efison