Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dampak Bencana Sumbar, Penumpang Bus AKAP di Payakumbuh Turun Drastis

Syamsu Ridwan • Rabu, 7 Januari 2026 | 16:27 WIB

Penumpang bus AKAP di terminal Kota Payakumbuh turun akibat bencana di Sumbar.
Penumpang bus AKAP di terminal Kota Payakumbuh turun akibat bencana di Sumbar.
PADEK.JAWAPOS.COM—Penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Payakumbuh menurun menjadi hanya empat hingga lima orang per hari setelah bencana alam melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, menurut laporan Agen Perwakilan PO MPM Payakumbuh, H. Joni Waldi atau Abak.

Abak mengatakan penurunan jumlah penumpang jauh lebih drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menyebut beberapa jadwal keberangkatan bahkan tidak memiliki penumpang sama sekali.

Meski demikian, PO MPM tetap memberangkatkan armada dengan sistem penjemputan dari Bukittinggi, Padangpanjang, Tanahdatar, hingga Solok sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta dan Bandung.

“Sepinya penumpang ini merupakan dampak dari bencana di Sumbar. Masyarakat masih takut untuk bepergian,” ujar Abak.

Untuk tarif, kelas premium dibanderol Rp650 ribu rute Payakumbuh–Jakarta dan Rp700 ribu ke Bandung.

Sementara kelas legrest masing-masing Rp625 ribu dan Rp675 ribu. Saat ini, PO MPM tidak lagi menyediakan kelas ekonomi karena minimnya permintaan.

Abak memprediksi jumlah penumpang akan kembali meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri, sebagaimana pola tahunan yang biasa terjadi.(rid)

Editor : Hendra Efison
#bus akap #Bencana Sumbar 2025 #MPM Payakumbuh #Penumpang Turun