Kepala SDN 01 Payakumbuh, Peri Anita, mengatakan perangkat smart board tersebut telah diterima sekolah sejak tahun 2025 dan mulai dimanfaatkan secara aktif dalam proses belajar mengajar di kelas.
”Smart Board ini sudah kami terima dari tahun 2025. Sejak ada smart board, dampaknya terhadap proses belajar mengajar sangat luar biasa,” ujar Peri Anita kepada Padang Ekspres, kemarin.
Menurutnya, penggunaan smart board membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan interaktif. Materi yang disampaikan guru dapat diterima siswa dengan lebih mudah dan bermakna, sehingga mendorong semangat belajar anak-anak.
”Anak-anak lebih senang belajar, apa yang disampaikan melalui smart board itu lebih bermakna. Kami berharap hasil pembelajaran anak ke depan juga semakin meningkat,” katanya.
Peri Anita juga menjelaskan hampir seluruh guru di SDN 01 Payakumbuh telah mampu mengoperasikan perangkat smart board tersebut. Meski demikian, pihak sekolah terus melakukan pembelajaran dan pengembangan kemampuan guru agar pemanfaatannya semakin maksimal.
”Terkait penggunaan, insya Allah hampir semua guru sudah menguasai. Kami tetap belajar dan terus belajar bagaimana mengaplikasikan dan merealisasikan penggunaan smart board ke depan,” ujarnya.
Untuk mendukung penggunaan teknologi tersebut, sekolah juga memastikan ketersediaan jaringan internet yang memadai. Hingga saat ini, koneksi internet di sekolah dinilai cukup aman dan lancar untuk menunjang pembelajaran berbasis digital.
Namun demikian, keterbatasan jumlah perangkat menjadi tantangan tersendiri. Saat ini SDN 01 Payakumbuh hanya memiliki satu unit smart board, sementara jumlah rombongan belajar mencapai delapan kelas.
”Karena hanya ada satu alat, kami membuat jadwal pemakaian dari Senin sampai Jumat. Setiap kelas mendapat giliran, meskipun hanya bisa satu kali dalam seminggu,” jelasnya.
Peri Anita berharap ke depan pemerintah dapat menambah jumlah smart board, sehingga setiap kelas memiliki satu unit sendiri. Ia bahkan menyampaikan harapan besar kepada pemerintah pusat agar fasilitas tersebut dapat merata.
”Kami berharap ke depannya sekolah kami bisa mendapatkan satu smart board untuk setiap kelas, supaya pembelajaran lebih aktif dan guru bisa lebih kreatif,” ujarnya.
Saat ini, SDN 01 Payakumbuh Balai Gadang memiliki 204 orang murid. Dengan dukungan teknologi pembelajaran yang memadai, pihak sekolah optimistis kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa akan terus meningkat. (*)
Editor : Eri Mardinal