Rida Ananda menjelaskan, perombakan jabatan ini bertujuan agar birokrasi bergerak lebih cepat, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Ia menekankan pentingnya penyegaran organisasi sebagai langkah strategis penguatan birokrasi di lingkungan Balai Kota.
“Pelantikan ini adalah langkah strategis untuk penyegaran organisasi dan penguatan birokrasi di Payakumbuh,” kata Rida.
Ia menambahkan bahwa jabatan bukan hadiah, melainkan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan integritas tinggi.
Jabatan Strategis dan Nama Pejabat Baru
Pelantikan mencakup posisi penting, mulai dari Inspektur Daerah hingga pimpinan kecamatan. Syahril resmi menjabat sebagai Inspektur Daerah Kota Payakumbuh.
Sementara itu, empat kecamatan kini dipimpin oleh pejabat baru: Dewi Mulia (Payakumbuh Selatan), Eza (Payakumbuh Barat), Yopie Kurniawan (Payakumbuh Timur), dan Atemugiarae (Lamposi Tigo Nagori).
Selain itu, beberapa jabatan kepala bagian di Sekretariat Daerah juga mengalami rotasi.
Jabatan Kabag Pemerintahan kini dijabat Danil Defo, sedangkan Kabag Protokoler diisi oleh Diki Engla Mardianto.
"Pergantian ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi dan efektivitas kerja di tiap unit," tegas Rida.
Prinsip Utama Pejabat Baru dan Harapan Pemko
Dalam arahannya, Rida Ananda menekankan tiga prinsip utama yang harus dijalankan pejabat baru: kejujuran, loyalitas, dan profesionalisme.
Ia meminta setiap pejabat segera beradaptasi, memahami tugas masing-masing, dan menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
Selain itu, pejabat baru diharapkan dapat bekerja berbasis data dan memberikan solusi nyata terhadap permasalahan di lapangan.
Semua kebijakan dan tindakan harus transparan dan akuntabel, sehingga pelayanan publik lebih responsif dan terpercaya bagi masyarakat Payakumbuh.(*)
Editor : Heri Sugiarto