Area yang sebelumnya dikenal sebagai proyek pengendalian sungai itu berubah fungsi menjadi ruang publik aktif yang digunakan pelajar, pekerja, hingga keluarga untuk bersantai pada sore hari.
Berlokasi dekat jembatan gantung dan berhadapan langsung dengan aliran Sungai Batang Agam, kawasan ini menawarkan hamparan taman tertata rapi, pepohonan rindang, serta jalur pedestrian luas yang menjadi daya tarik utama.
Pantauan Padang Ekspres, Kamis (12/2/2026), kawasan tersebut mulai ramai sejak sore, dengan pelajar duduk berkelompok menikmati jajanan selepas pulang sekolah, sementara pegawai muda berjalan santai menyusuri jalur pedestrian.
Menjelang pukul 17.00 WIB, suasana semakin hidup ketika cahaya matahari sore memantul di permukaan sungai, menciptakan panorama menenangkan yang kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto dengan latar jembatan gantung.
Melan (24), seorang pegawai negeri sipil di Payakumbuh, mengaku hampir rutin mampir sepulang kerja untuk melepas penat sambil duduk santai menikmati aliran sungai.
“Kalau pulang kerja rasanya lelah sekali. Jadi biasanya saya ke sini dulu, duduk santai sambil melihat sungai atau minum kopi,” ujarnya.
Ia menilai suasana terbuka dengan angin sore yang sejuk membantu meredakan stres setelah menjalani rutinitas harian, sekaligus memberikan alternatif rekreasi tanpa biaya besar bagi warga kota.
“Tempatnya nyaman, bersih, dan aman. Tidak perlu biaya mahal untuk refreshing. Cukup datang, duduk, sudah bisa merasa lebih tenang,” katanya.
Selain pekerja, keluarga juga memanfaatkan kawasan tersebut sebagai ruang berkumpul, termasuk Suci (35) yang datang bersama anak-anaknya untuk bermain di area taman yang luas dan dinilai aman.
“Anak-anak senang bermain di sini karena luas dan aman. Kami sebagai orang tua juga bisa duduk santai sambil mengawasi,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa lokasi di tepi sungai serta kedekatannya dengan jembatan gantung menghadirkan pemandangan terbuka yang membuat suasana terasa lebih segar dibanding ruang publik lain di tengah kota.
Baca Juga: Rooney Murka! Gaya Rambut Fans Viral Tenggelamkan Performa Impresif Manchester United
Keberadaan RTH Batang Agam juga mendorong aktivitas ekonomi kecil, terlihat dari pedagang kopi dan jajanan ringan yang memanfaatkan keramaian sore untuk berjualan kepada pengunjung.
Selain fungsi rekreasi, kawasan ini menjadi ruang interaksi sosial lintas usia, di mana mahasiswa berdiskusi ringan sementara kelompok anak muda berbincang santai menikmati suasana senja.
Transformasi kawasan normalisasi Batang Agam menjadi ruang publik aktif menunjukkan pemanfaatan ruang terbuka hijau yang kini berperan sebagai tempat bersantai sekaligus ruang kebersamaan masyarakat Payakumbuh. (CR7)
Editor : Hendra Efison