Dalam peninjauan tersebut, Zulmaeta didampingi Sekretaris Daerah Rida Ananda serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia menyusuri lapak pedagang, berdialog dengan pembeli, dan memantau harga serta ketersediaan bahan pokok.
“Alhamdulillah, masyarakat begitu antusias memilih kebutuhan untuk lebaran, ini bukti perputaran ekonomi cukup tinggi di Payakumbuh,” ujar Zulmaeta.
Aktivitas Pasar Jadi Indikator Ekonomi
Menurut Zulmaeta, tingginya aktivitas jual beli di pasar mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan.
Ia menilai ramainya pasar menjadi indikator positif bagi perputaran uang di tengah masyarakat.
“Kalau pasar ramai, artinya ekonomi masyarakat kita sedang baik. Perputaran uang jelas terlihat di sini,” katanya.
Salah seorang pedagang mengaku mengalami peningkatan penjualan dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut kondisi pasar lebih ramai dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah pak wali, lai rami jua bali kami kini pak wali, mudah-mudahan kita selalu diberi kemudahan rezeki oleh Allah,” ujarnya.
Cek Pos Kesehatan dan Arus Lalu Lintas
Selain memantau aktivitas perdagangan, Zulmaeta juga mengecek kesiapan pos kesehatan serta pos terpadu pelayanan Idul Fitri di pusat kota.
Ia memastikan seluruh fasilitas pelayanan berjalan optimal untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
Berdasarkan laporan petugas, intensitas kendaraan yang melintasi Kota Payakumbuh mulai meningkat pada H-2 Idul Fitri. Di sejumlah titik, arus lalu lintas terpantau padat merayap, terutama di jalur utama dalam kota.
Baca Juga: Pertamina Siapkan SPBU Siaga dan Serambi MyPertamina di Sumbar untuk Mudik 2026
Imbauan untuk Pemudik dan Warga
Zulmaeta mengimbau para pemudik agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia meminta pengendara tidak memaksakan diri jika merasa lelah.
“Kita imbau kepada pemudik untuk berhati-hati selama berkendara. Kalau capek, istirahat dulu atau manfaatkan posko kesehatan yang sudah kita siapkan. Keselamatan lebih utama dari segalanya,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan warga yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
Pemeriksaan terhadap kompor, instalasi listrik, serta pintu dan jendela dinilai penting guna mencegah potensi risiko selama rumah ditinggalkan.
“Pastikan semuanya aman sebelum ditinggalkan. Ini langkah sederhana, tapi sangat penting untuk menjaga keamanan rumah selama mudik,” pungkasnya.(*)
Editor : Hendra Efison