Peningkatan terlihat dari ramainya area terminal, antrean tiket, hingga tingginya keterisian bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
Sejak pagi, penumpang memadati area loket dan ruang tunggu di terminal.
Arus kedatangan didominasi masyarakat yang hendak kembali ke kota perantauan setelah libur Lebaran.
Frekuensi keberangkatan bus AKAP juga meningkat dengan tingkat keterisian hampir penuh.
Kondisi ini menunjukkan arus balik mulai bergerak meski belum mencapai puncak.
Kenaikan Penumpang Capai 30 Persen
Petugas loket Bus Miyor, Wandi (48), menyebut lonjakan penumpang sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.
“Sejak beberapa hari terakhir penumpang sudah mulai ramai. Kenaikannya sekitar 30 persen dari kondisi normal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada hari biasa jumlah penumpang sekitar 50 orang per hari.
Namun saat arus balik, jumlah tersebut meningkat menjadi 60 hingga 65 penumpang per hari.
“Kalau sudah arus balik Lebaran, penumpang pasti meningkat. Apalagi ini sudah mendekati akhir libur, mahasiswa dan pekerja sudah mulai kembali,” tambahnya.
Bus Jadi Pilihan Utama
Wandi juga mengungkapkan bahwa minat masyarakat menggunakan transportasi darat tetap tinggi.
Hal ini terjadi meskipun sempat ada gangguan akses jalan akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
“Memang ada akses yang terganggu, tapi minat masyarakat tetap tinggi. Tiket pesawat mahal, jadi bus masih jadi pilihan utama,” ujarnya.
Lonjakan Terjadi di Seluruh PO
Peningkatan jumlah penumpang juga dirasakan oleh perusahaan otobus lainnya.
Admin tiket Bus Palala, Nola (22), mengatakan lonjakan mulai signifikan sejak awal pekan.
“Sebelumnya penumpang sekitar 20 sampai 30 orang per hari. Sekarang sudah naik jadi 50 sampai 60 orang,” katanya.
Menurutnya, tren ini merupakan pola tahunan menjelang akhir masa libur Lebaran.
“Biasanya memang seperti ini setiap tahun. Mendekati akhir libur, penumpang mulai membludak,” ujarnya.
Penumpang Bawa Banyak Barang
Pantauan di lapangan, sebagian besar penumpang membawa barang dalam jumlah cukup banyak.
Hal ini menunjukkan mereka kembali setelah menghabiskan waktu cukup lama di kampung halaman.
Salah satu penumpang tujuan Medan, Ardi (30), mengaku membawa banyak barang saat kembali ke perantauan.
“Biasanya saya pulang lebih dari seminggu. Jadi barang yang dibawa juga banyak, termasuk oleh-oleh untuk keluarga di rantau,” ujarnya.
Puncak Arus Balik Diperkirakan Segera
Hingga Kamis siang, arus penumpang di Terminal Koto Nan Ampek masih terus meningkat.
Perusahaan otobus memperkirakan jumlah penumpang akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.
Masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal untuk menghindari kehabisan kursi menjelang puncak arus balik.(*)
Editor : Hendra Efison