Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Perkuat Budaya Literasi Guru

Syamsu Ridwan • Selasa, 21 April 2026 | 10:17 WIB
Direktur Utama Padang Ekspres M Nazir Fahmi dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira usai penandatanganan perpanjangan MoU Halaman Guru di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Senin (20/4). (SY RIDWAN/PADEK)
Direktur Utama Padang Ekspres M Nazir Fahmi dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira usai penandatanganan perpanjangan MoU Halaman Guru di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Senin (20/4). (SY RIDWAN/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Komitmen meningkatkan budaya literasi di kalangan tenaga pendidik terus diperkuat. Padang Ekspres (Padek) bersama Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh kembali menandatangani nota kesepahaman (MoU) Halaman Guru, Selasa (20/4) di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Direktur Utama Padang Ekspres, M. Nazir Fahmi bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira sebagai bentuk kelanjutan kerja sama dalam mewadahi kreativitas guru melalui budaya menulis.

Direktur Utama Padang Ekspres M Nazir Fahmi menyampaikan Halaman Guru Kota Payakumbuh merupakan salah satu halaman guru paling sukses di Sumatera Barat. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi para guru di Kota Payakumbuh dalam menulis dan mengisi rubrik tersebut.

“Halaman Guru Kota Payakumbuh ini merupakan halaman guru tersukses. Sejak berdiri, Padang Ekspres selalu memberikan sertifikat dan penghargaan kepada guru-guru yang rajin menulis dan aktif dan insya Allah itu akan terus kita upayakan,” ujarnya, kemarin.

Ia menegaskan, Halaman Guru memang diciptakan khusus untuk para guru sebagai sarana pengembangan diri, sekaligus mendukung kebutuhan angka kredit bagi tenaga pendidik.

Menurutnya, kebiasaan menulis akan memberikan jejak yang panjang bagi seorang guru, bahkan tetap dikenang meski telah tiada.

“Menulis itu membuat seseorang tetap hidup melalui karya-karyanya. Tulisan akan menjadi jejak yang abadi. Bahkan 20 hingga 30 tahun ke depan, database tulisan guru akan tetap ada dan bisa dibaca kembali oleh anak cucunya,” katanya.

M Nazir juga menyebut keaktifan guru dalam menulis akan membantu memperkenalkan sekolah kepada masyarakat luas melalui jejak digital.

“Kalau guru tidak menulis, sekolahnya mungkin tidak akan terlihat di masa mendatang. Tetapi jika aktif menulis, maka aktivitas sekolah akan terdokumentasi dan bisa ditemukan kapan saja,” tambahnya.

Karena itu, Padang Ekspres berkomitmen untuk terus menyediakan ruang bagi para guru melalui Halaman Guru, termasuk mengembangkan publikasi karya guru termasuk melalui platform digital dan media sosial.

 

“Harapan kita, guru-guru di Payakumbuh wajib menulis. Ke depan, karya-karya itu juga akan kita dorong masuk ke platform digital dan media sosial agar manfaatnya lebih luas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira menyambut baik kelanjutan kerja sama tersebut. Ia mengaku memiliki pengalaman pribadi dalam dunia menulis sejak masih mahasiswa, dan berharap pengalaman itu dapat menjadi motivasi bagi para guru untuk terus berkarya.

“Saya mulai menulis sejak tahun 1993. Tulisan pertama saya dimuat di halaman Ganto, kemudian di media cetak di Padang. Walaupun saat saya baca sekarang tulisan itu terasa sederhana, tetapi ada kebanggaan tersendiri karena karya kita dimuat,” ungkap Nalfira.

Menurutnya, semangat menulis harus terus dipupuk karena akan berdampak pada peningkatan kompetensi guru.

“Bapak dan ibu guru harus tetap semangat menulis. Teknik menulis sudah disampaikan narasumber, tinggal bagaimana semangat itu terus dijaga. Semakin tinggi kompetensi guru, maka kualitas pendidikan juga akan meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan semakin banyak guru di Kota Payakumbuh yang aktif menulis, sehingga budaya literasi di lingkungan pendidikan terus tumbuh dan memberi dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan ke depan. (rid)

Editor : Adriyanto Syafril
#Padek #Laman Guru #mou