Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Semangat Kartini di Balik Seragam Polisi: Anggun Berkebaya, Sigap Melayani

Syamsu Ridwan • Rabu, 22 April 2026 | 10:40 WIB
Anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Payakumbuh dengan balutan busana adat sedang melayani masyarakat, Selasa (21/4). (SY RIDWAN/PADEK)
Anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Payakumbuh dengan balutan busana adat sedang melayani masyarakat, Selasa (21/4). (SY RIDWAN/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Nuansa berbeda tampak di lingkungan Polres Payakumbuh, Selasa (21/4). Jika biasanya anggota Polisi Wanita (Polwan) tampil dengan seragam dinas, kali ini mereka terlihat anggun mengenakan baju kurung atau baju basiba, busana adat khas Minangkabau. \

Balutan pakaian tradisional itu bukan sekadar simbol penampilan, melainkan bentuk penghormatan atas perjuangan R.A. Kartini, sosok pelopor emansipasi perempuan di Indonesia.

Peringatan Hari Kartini 2026 di Polres Payakumbuh berlangsung sederhana namun sarat makna. Di tengah kesibukan pelayanan kepada masyarakat, para Polwan tetap menjalankan tugas seperti biasa, mulai dari pelayanan administrasi, penjagaan, hingga tugas operasional lainnya.

Bedanya, hari itu mereka hadir dengan sentuhan budaya lokal yang memperlihatkan kelembutan perempuan Minangkabau tanpa mengurangi ketegasan sebagai aparat penegak hukum.

Pemandangan para Polwan yang mengenakan baju basiba di ruang-ruang pelayanan memberikan suasana yang hangat sekaligus membangkitkan rasa bangga terhadap budaya daerah. Dengan balutan busana adat yang anggun, para Polwan tetap sigap melayani masyarakat, menunjukkan bahwa perempuan mampu memadukan profesionalisme dengan keindahan nilai budaya.

Bagi jajaran Polres Payakumbuh, peringatan Hari Kartini bukan hanya seremonial tahunan. Momentum ini menjadi refleksi akan peran penting perempuan, termasuk perempuan di tubuh Polri, dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kabag Ren Polres Payakumbuh, Kompol Yulia yang juga senior Polwan di Polres Payakumbuh, mengatakan peringatan Hari Kartini menjadi pengingat akan perjuangan besar kaum perempuan dalam memperoleh kesempatan yang setara di berbagai bidang, termasuk di institusi kepolisian.

“Melalui peringatan Hari Kartini ini, kita ingin menumbuhkan semangat perempuan, khususnya Polwan, memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan memakai Baju Basiba, kami juga ingin menunjukkan kecintaan terhadap budaya lokal serta mengangkat nilai-nilai perempuan Indonesia yang tangguh namun tetap anggun,” ujarnya.

Menurutnya, semangat Kartini harus terus hidup dalam jiwa setiap perempuan Indonesia. Di era modern saat ini, perempuan tidak hanya dituntut mampu berkiprah di ruang domestik, tetapi juga di ruang publik, termasuk di institusi yang identik dengan ketegasan seperti kepolisian.

Di balik kelembutan penampilan para Polwan hari itu, tersimpan tanggung jawab besar sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Mengenakan pakaian adat bukan menjadi penghalang untuk tetap bekerja secara profesional. Justru, momentum ini memperlihatkan bahwa nilai budaya dan dedikasi dalam bertugas bisa berjalan beriringan.

 

Suasana di sejumlah ruang pelayanan Polres Payakumbuh pada hari itu juga memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat.

Kehadiran para Polwan dengan busana adat menghadirkan nuansa yang lebih humanis, hangat, dan dekat dengan masyarakat. Senyum ramah yang mereka berikan menjadi gambaran bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya hadir dengan ketegasan, tetapi juga dengan sentuhan kelembutan.

Hari Kartini selalu menjadi momentum penting untuk mengingat kembali perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih hak, kesempatan, dan pengakuan. Apa yang dilakukan para Polwan Polres Payakumbuh menjadi simbol bahwa perjuangan itu terus berlanjut dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

Di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks, para Polwan di Polres Payakumbuh membuktikan bahwa perempuan mampu berdiri sejajar, berkontribusi, dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik. Semangat Kartini tercermin dari dedikasi mereka: tetap anggun dalam budaya, tetap tangguh dalam pengabdian.
Peringatan Hari Kartini di Polres Payakumbuh pun menjadi lebih dari sekadar mengenang sejarah. Ia menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan perempuan harus terus dirawat melalui kerja nyata, profesionalisme, dan kecintaan terhadap budaya bangsa. (***)

Editor : Adriyanto Syafril
#kebaya #kebaya kartini #hari kartini #RA Kartini