Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hari Kartini 2026, GOW Payakumbuh Salurkan Bantuan ke Pesantren, Panti Asuhan hingga Panti Jompo

Hendra Efison • Rabu, 22 April 2026 | 22:19 WIB
GOW Payakumbuh peringati Hari Kartini 2026 dengan aksi sosial, salurkan bantuan ke pesantren, panti asuhan, dan panti jompo.
GOW Payakumbuh peringati Hari Kartini 2026 dengan aksi sosial, salurkan bantuan ke pesantren, panti asuhan, dan panti jompo.

PAYAKUMBUH – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Payakumbuh memperingati Hari Kartini 2026 dengan aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat, Selasa (21/4/2026).

Dipimpin Ketua Ny. Yeni Elzadaswarman, puluhan anggota GOW turun ke lapangan menyalurkan bantuan ke tiga lokasi, yakni Pesantren Ibrahim Harun, Panti Asuhan Bustanul Ulum, dan Panti Jompo Jasa Ibu.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian perempuan Payakumbuh dalam memperingati momentum perjuangan RA Kartini.

“Semangat Kartini harus mendorong perempuan untuk lebih bermakna dan berperan dalam keluarga maupun masyarakat,” ujar Yeni di sela kegiatan.

Baca Juga: Payakumbuh Sabet Penghargaan ITKP 2025, Bukti Tata Kelola Pengadaan Makin Transparan

Ia menegaskan, keberadaan GOW diharapkan mampu memberi manfaat langsung kepada masyarakat, sejalan dengan arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta.

Di Pesantren Ibrahim Harun, Kelurahan Tiakar, Payakumbuh Timur, rombongan menyerahkan bantuan berupa buku tulis, alat tulis, dan telur untuk para santri.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus meringankan kebutuhan operasional pesantren.

“Kami ingin para santri tetap semangat menuntut ilmu. Bantuan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi mereka,” katanya.

Baca Juga: Pelatihan Vokasi Didorong Lebih Luas, Menaker Bidik Tenaga Kerja Siap Industri

Selanjutnya, bantuan disalurkan ke Panti Asuhan Bustanul Ulum di Situjuah Bandal Dalam.

Paket yang diberikan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur, serta perlengkapan ibadah berupa sarung dan sajadah.

Selain itu, GOW juga menyalurkan kue bolu dan perlengkapan mandi lengkap sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan harian anak-anak panti.

“Ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian secara emosional kepada anak-anak panti,” ujar Yeni.

Baca Juga: Air Bah Terjang Padang Laweh Malalo, Warga Diminta Waspada Ancaman Galodo Susulan

Kegiatan dilanjutkan ke Panti Jompo Jasa Ibu di Situjuah Batua. Di lokasi ini, bantuan yang diserahkan lebih beragam, mulai dari bahan pokok, pampers, tisu, mukena, kain panjang, pakaian pria, handuk, hingga perlengkapan mandi.

Kehadiran rombongan GOW disambut haru para lansia penghuni panti yang merasakan perhatian di momen Hari Kartini.

“Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Merawat dan memperhatikan mereka merupakan bentuk bakti kita,” ucap Yeni.

Kegiatan ini melibatkan pengurus inti GOW, perwakilan bidang, serta utusan dari berbagai organisasi wanita di Kota Payakumbuh.

Baca Juga: Tanamkan Budaya Selamat Sejak Dini, KAI Divre II Sumbar Gelar Edukasi “Sapa Sekolah” di SDN 04 Gaung

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa semangat Kartini tidak hanya tentang emansipasi, tetapi juga kepedulian sosial dan gotong royong.

“Sinergi ini harus terus dijaga. Ketika perempuan bersatu, dampaknya akan dirasakan luas oleh masyarakat,” katanya.

Yeni berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi penerima. Ia juga mengajak perempuan Payakumbuh untuk terus berkontribusi melalui aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.(*)

Editor : Hendra Efison
#Hari Kartini 2026 #GOW Payakumbuh #bantuan sosial Payakumbuh #aksi sosial perempuan