Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wali Kota Zulmaeta Pimpin Rapat TKD 2026, Payakumbuh Dapat Tambahan Rp116 Miliar untuk Bencana hingga UMKM

Hendra Efison • Rabu, 22 April 2026 | 22:34 WIB

 

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menggelar rapat pembahasan penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026, Rabu (22/4/2026).
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menggelar rapat pembahasan penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026, Rabu (22/4/2026).

PAYAKUMBUH— Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar rapat pembahasan penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin langsung Wali Kota Zulmaeta, Rabu (22/4/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Pertemuan Riza Falepi, Lantai II Kantor Wali Kota Payakumbuh, dan diikuti oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam pertemuan tersebut, Zulmaeta mengungkapkan bahwa Kota Payakumbuh memperoleh tambahan anggaran TKD lebih dari Rp116 miliar dari pemerintah pusat.

Anggaran tersebut diprioritaskan untuk berbagai sektor strategis, mulai dari mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, peningkatan kualitas lingkungan, hingga pengendalian inflasi daerah.

Baca Juga: Hari Kartini 2026, TP-PKK Payakumbuh Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi Keluarga

Selain itu, dana juga diarahkan untuk pemulihan ekonomi masyarakat, pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur, dan penyediaan bantuan relokasi serta pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana.

“Tambahan anggaran ini merupakan bagian dari kebijakan penyesuaian TKD oleh pemerintah pusat untuk daerah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, termasuk Payakumbuh,” kata Zulmaeta.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan dana tersebut harus tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, seluruh OPD perlu memperkuat koordinasi agar perencanaan hingga pelaksanaan program berjalan selaras dengan prioritas yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Hari Kartini 2026, GOW Payakumbuh Salurkan Bantuan ke Pesantren, Panti Asuhan hingga Panti Jompo

“Anggaran ini adalah amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab. Saya minta seluruh perangkat daerah memastikan penggunaannya benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Zulmaeta juga menyoroti pentingnya komitmen daerah dalam menghadapi potensi bencana, memperbaiki kualitas lingkungan, serta mendukung daerah lain yang terdampak sebagai bentuk solidaritas.

Di sisi lain, pengendalian inflasi dan percepatan pemulihan ekonomi daerah menjadi perhatian utama.

Ia menyebut langkah pengendalian inflasi perlu dilakukan melalui intervensi tepat, khususnya pada sektor pangan dan distribusi.

Baca Juga: Payakumbuh Sabet Penghargaan ITKP 2025, Bukti Tata Kelola Pengadaan Makin Transparan

Sementara itu, pemulihan ekonomi didorong melalui penguatan sektor UMKM, peningkatan infrastruktur, serta penciptaan lapangan kerja.

Rapat ini sekaligus menjadi forum koordinasi agar seluruh perangkat daerah memahami arah kebijakan dan mampu menyusun program kerja yang sejalan dengan penggunaan tambahan anggaran tersebut.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap tambahan TKD ini dapat menjadi stimulus untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

Editor : Hendra Efison
#TKD Payakumbuh 2026 #tambahan anggaran Payakumbuh #mitigasi bencana Payakumbuh #pemulihan ekonomi UMKM