PADEK.JAWAPOS.COM—Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta memastikan tidak ada penggusuran pedagang dalam penataan Pasar Ibuh Barat saat meninjau Pasar Ibuh, Kota Payakumbuh, Jumat (08/05/2026).
Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan penataan Pasar Ibuh Barat tidak akan menghilangkan ruang usaha pedagang.
Seluruh aktivitas jual beli tetap berjalan normal selama proses pembangunan berlangsung dengan pemanfaatan lahan kosong di sekitar kawasan pasar.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyebut pemerintah tidak akan melakukan relokasi pedagang.
Seluruh pedagang yang telah terdata di Dinas Koperasi dan UKM dipastikan tetap mendapatkan tempat berjualan di area pasar yang ditata ulang.
Baca Juga: Majesty Land Tawarkan Hunian Strategis di Kota Padang, 60 Persen Unit Tahap 1 Terjual
“Tidak akan ada penggusuran bagi para pedagang. Pemerintah akan mengoptimalkan lahan-lahan kosong agar aktivitas perdagangan tetap berjalan,” kata Zulmaeta saat peninjauan.
Ia menjelaskan, kunjungan langsung ke Pasar Ibuh dilakukan untuk memastikan komunikasi antara pemerintah dan pedagang berjalan terbuka serta mencegah munculnya informasi yang tidak benar terkait rencana penataan.
“Saya ingin mendengar langsung aspirasi pedagang supaya tidak ada informasi yang tidak pasti. Semua masukan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, M. Faizal, mengatakan proses penataan masih berada pada tahap perencanaan dan pengumpulan masukan dari pedagang serta masyarakat.
Baca Juga: Banjir 120 Cm Rendam 2 Desa di Mentawai, Tim SAR Evakuasi Warga
“Saat ini kami terus menerima saran dan masukan dari masyarakat serta pedagang. Pemerintah ingin penataan pasar berjalan baik dan memberi manfaat bagi seluruh pedagang,” ujarnya.
Penataan Pasar Ibuh Barat diharapkan mampu menciptakan pasar yang lebih tertata, nyaman, dan tetap menjaga keberlangsungan ekonomi pedagang kecil tanpa mengganggu aktivitas perdagangan yang sudah ada.(*)
Editor : Hendra Efison