Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wisuda Tahfiz SMPN 1 Payakumbuh, Wawako Ingatkan Bahaya Pengaruh Negatif Media Sosial

Hendra Efison • Rabu, 20 Mei 2026 | 09:57 WIB
Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh, Selasa (19/5/2026).
Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh, Selasa (19/5/2026).

PAYAKUMBUH, PADEK.JAWAPOS.COM — Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menilai pendidikan tahfiz menjadi langkah strategis untuk membentengi generasi muda dari dampak negatif media sosial dan perkembangan teknologi digital yang semakin masif. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh, Selasa (19/5/2026).

Elzadaswarman mengatakan perkembangan teknologi dan penggunaan gawai saat ini tidak dapat dihindari. Karena itu, menurutnya, penguatan iman dan takwa menjadi salah satu cara penting untuk menjaga karakter generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital.

“Perkembangan media sosial saat ini sangat cepat. Kita harus mampu memfilter dan membentengi anak-anak dari dampak negatif media sosial. Banyak terjadi penyimpangan perilaku, sehingga salah satu upaya yang harus dilakukan adalah memperkuat iman dan takwa,” katanya.

Ia menyebut penggunaan gawai telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Berdasarkan sejumlah penelitian, rata-rata masyarakat terpapar penggunaan gawai hingga minimal empat jam setiap hari.

Baca Juga: Layanan Imigrasi Hadir di MPP Payakumbuh, Warga Kini Lebih Mudah Urus Paspor

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut peran aktif orang tua dan sekolah dalam membimbing anak agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif yang berkembang di media sosial.

Pendidikan Tahfiz Dinilai Perkuat Karakter Anak

Elzadaswarman mengatakan kegiatan wisuda tahfiz menjadi bukti keseriusan sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi muda yang memiliki fondasi keagamaan kuat sejak dini.

Ia mengaku Pemerintah Kota Payakumbuh dalam beberapa bulan terakhir terus mengingatkan generasi muda agar mampu menjaga diri dari pengaruh buruk lingkungan sosial maupun dunia digital.

“Beberapa bulan terakhir kami selalu menyampaikan hal ini kepada generasi muda agar terhindar dari pengaruh buruk. Mari bersama-sama membimbing anak-anak agar kelak menjadi pemimpin yang mampu memajukan bangsa dan daerah,” ujarnya.

Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Wali Kota Zulmaeta, lanjutnya, berkomitmen mendukung program tahfiz dan pendidikan keagamaan di sekolah sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda.

Baca Juga: Pelaku Bisnis Sawit Khawatir Regulasi Kian Ruwet

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada guru dan orang tua yang dinilai memiliki peran besar dalam mendidik dan membina siswa agar tumbuh menjadi generasi berakhlak dan berdaya saing.

Sebanyak 88 Siswa Ikuti Wisuda Tahfiz

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Payakumbuh Syafrida mengatakan Wisuda Tahfiz Angkatan V tahun ini diikuti sebanyak 88 siswa yang terdiri dari 36 siswa laki-laki dan 52 siswa perempuan.

Selain prosesi wisuda tahfiz, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan siswa kelas IX kepada orang tua sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan tingkat SMP.

Baca Juga: BTN: Temuan Rp 1,3 T Bukan Kredit Fiktif

“Wisuda tahfiz ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa melalui pendidikan Al-Qur’an. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman Al-Qur’an,” katanya.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira, para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#wisuda tahfiz Payakumbuh #dampak media sosial bagi remaja #Elzadaswarman #Pendidikan Tahfiz #SMPN 1 Payakumbuh