PADEK.JAWAPOS.COM–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTsN 1 Kota Payakumbuh mendapat respons positif dari pihak sekolah, guru, maupun peserta didik.
Program tersebut mulai berjalan sejak 16 September 2025 dan dinilai sangat membantu kebutuhan konsumsi siswa selama menjalani aktivitas belajar di sekolah.
Kepala MTsN 1 Kota Payakumbuh, Ermita mengatakan, saat ini jumlah peserta didik di sekolah tersebut mencapai 1.174 siswa yang tersebar dalam 38 rombongan belajar (rombel).
Baca Juga: Kebakaran di Tarantang Lubukkilangan, 3 Unit Rumah Hangus Terbakar
Menurutnya, kehadiran program MBG sangat membantu para siswa karena jam belajar di sekolah berlangsung cukup panjang, mulai pukul 07.10 WIB hingga sekitar pukul 16.00 WIB.
“Alhamdulillah dengan adanya MBG di MTsN 1 Kota Payakumbuh sangat membantu kebutuhan makanan anak-anak kita, karena mereka masuk pukul 07.10 WIB dan pulang jam 16.00 WIB,” ujar Ermita saat didampingi Ketua Komite MTsN 1 Payakumbuh, Firdaus.
Ia menilai program tersebut memberikan manfaat besar dalam memenuhi kebutuhan konsumsi peserta didik selama berada di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Pertamina Tambah 162 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sumbar Jelang Iduladha
“Jadi MBG ini sangat membantu sekali untuk memberikan konsumsi kepada anak kita,” tambahnya.
Tidak hanya siswa, program MBG juga mulai dirasakan para tenaga pendidik di sekolah tersebut. Sejak usai Lebaran 2026, sebanyak 103 guru, termasuk kepala sekolah, turut menerima manfaat program makan bergizi gratis tersebut.
Ermita menjelaskan, pemberian MBG kepada guru berdampak positif terhadap tingkat kepercayaan siswa terhadap makanan yang disediakan pemerintah.
Baca Juga: Polres Dharmasraya Siaga Amankan Idul Adha dan Awasi BBM Bersubsidi
“Dengan guru juga menerima MBG, anak-anak jadi tidak ragu lagi untuk memakan makanan yang disediakan pemerintah. Mereka merasa aman dan puas,” katanya.
Terkait kualitas makanan yang disajikan, pihak sekolah mengaku hingga saat ini belum menerima keluhan dari siswa maupun guru. “Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada komplen terkait menu dari dapur MBG,” ucapnya.
Sementara itu, salah seorang guru MTsN 1 Kota Payakumbuh, Desi Betri mengaku senang dengan adanya program tersebut.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar 26 Mei 2026: Padang Cerah, Mentawai Berpotensi Hujan
Ia menyebut para guru mulai menerima MBG sekitar satu bulan setelah Lebaran 2026. “Alhamdulillah kita mendapatkan MBG semenjak sesudah Lebaran sekitar satu bulan lalu,” ujarnya.
Menurut Desi, program tersebut memudahkan guru karena tidak perlu lagi keluar sekolah untuk mencari makan saat jam istirahat. “Pas jam istirahat nasi sudah berada di atas meja, jadi tidak perlu lagi keluar mencari makan,” katanya.
Selain membantu kebutuhan konsumsi, Desi menilai program MBG juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk membiasakan pola makan sehat sejak dini.
Baca Juga: Cerita “Rabab si Midun” Antar Siswi SDN Percobaan Padang Juara FLS3N
“Kita juga bisa memotivasi murid agar setiap hari makan sehat, seperti nasi, sayur, sambal, dan buah,” tutupnya.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar siswa di sekolah. (rid)
Editor : Adetio Purtama