PADEK.JAWAPOS.COM — Suara sorak orang tua dan guru mengiringi penampilan ratusan anak taman kanak-kanak yang mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) TK se-Kota Payakumbuh Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari itu tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri, kreativitas, dan kemampuan bersosialisasi anak sejak usia dini.
Lapangan Sari Bulan di Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, dipenuhi peserta, guru, dan orang tua saat pembukaan kegiatan pada Selasa (2/6/2026).
Berbagai penampilan seni dan atraksi anak-anak menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh bersama IGTKI-PGRI Kota Payakumbuh tersebut.
Pemerintah Kota Payakumbuh menilai pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan pengembangan potensi yang dimiliki setiap anak.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira yang membacakan sambutan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan kegiatan olahraga dan seni merupakan media pembelajaran yang efektif bagi anak-anak karena dilakukan melalui aktivitas yang menyenangkan.
Belajar Berkompetisi dengan Cara Menyenangkan
Bagi anak usia taman kanak-kanak, kompetisi bukan semata-mata soal menang dan kalah. Melalui berbagai lomba olahraga, seni, dan kreativitas, peserta belajar mengenal kerja sama, disiplin, keberanian tampil, serta menghargai teman sebaya.
"Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting dan merupakan bagian dari upaya bersama dalam menyukseskan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat," kata Zulmaeta.
Menurutnya, pengalaman tampil di depan umum dan berinteraksi dengan peserta dari sekolah lain menjadi bekal penting dalam membangun kecerdasan sosial dan emosional anak.
Berbagai penelitian pendidikan menunjukkan bahwa aktivitas bermain, olahraga, dan seni berperan besar dalam perkembangan kemampuan komunikasi, motorik, dan pengendalian emosi anak usia dini.
Karena itu, kegiatan semacam PORSENI menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran yang holistik.
Dukungan Orang Tua Jadi Faktor Penting
Salah satu pemandangan yang menonjol dalam pembukaan PORSENI adalah antusiasme orang tua yang mendampingi anak-anak mereka. Sejak pagi, mereka memenuhi area kegiatan untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta.
Kehadiran keluarga dinilai menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak. Dukungan yang diberikan orang tua dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membantu anak berani mencoba hal-hal baru.
Pemerintah Kota Payakumbuh berharap sinergi antara sekolah dan keluarga terus diperkuat agar pembentukan karakter anak tidak hanya berlangsung di lingkungan pendidikan, tetapi juga di rumah.
"Pendidikan pada jenjang taman kanak-kanak merupakan fondasi utama. Kami akan terus berupaya menciptakan lingkungan belajar dan bermain yang aman, menyenangkan, serta mendukung perkembangan anak secara menyeluruh," ujar Zulmaeta.
Ditutup dengan Pawai Anak TK
PORSENI TK Kota Payakumbuh akan berlangsung hingga 6 Juni 2026 dengan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, seni, dan kreativitas yang diikuti peserta dari berbagai taman kanak-kanak.
Baca Juga: SPMB SD dan SMP Kota Padang 2026 Dibuka 22 Juni, Cek Jadwal dan Link Pendaftarannya
Selain menjadi wadah pengembangan bakat, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi bagi guru, orang tua, dan lembaga pendidikan anak usia dini di Kota Payakumbuh.
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan pawai peserta yang dimulai dari halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh menuju Simpang Kasda dan berakhir di panggung kehormatan depan Kantor Pos Payakumbuh.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman berkompetisi, tetapi juga belajar tentang kerja sama, sportivitas, dan keberanian mengekspresikan diri.
Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi mereka saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta dalam kehidupan sosial sehari-hari.(*)
Editor : Hendra Efison