PADEK.JAWAPOS.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung Pati menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat prasejahtera melalui program bedah rumah bagi keluarga kurang mampu.
Kali ini, bantuan renovasi rumah diberikan kepada keluarga pedagang cendol keliling di RT 4/RW 2, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo (Ranah), Kecamatan Payakumbuh Utara, Sabtu (6/6).
Rumah yang menjadi sasaran program sosial tersebut merupakan milik pasangan suami istri, Erizal dan Rismayanti. Kegiatan gotong royong dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tanjung Pati, Elfiandi, dengan melibatkan belasan pegawai lapas yang turun langsung membantu proses renovasi.
Kalapas Kelas IIB Tanjung Pati, Elfiandi, mengatakan program bedah rumah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kegiatan itu juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) serta Kantor Wilayah kementerian terkait untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Ini merupakan wujud dukungan nyata kita di daerah. Hari ini, dibantu oleh tukang, para petugas dan pegawai lapas turun langsung melakukan bedah rumah yang kondisinya memang belum layak huni,” ujar Elfiandi saat meninjau langsung proses pengerjaan.
Sebelum program dilaksanakan, pihak Lapas Tanjung Pati terlebih dahulu melakukan pendataan dan survei lapangan guna memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para pegawai Lapas Tanjung Pati bersama warga setempat bergotong royong melakukan berbagai perbaikan pada bangunan rumah tersebut. Beberapa pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecoran lantai dapur dan teras rumah yang sebelumnya masih beralaskan tanah, perbaikan pintu utama, serta pengecatan ulang bagian luar maupun dalam rumah.
Elfiandi berharap renovasi rumah tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima bantuan, terutama dalam memberikan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman bagi kelima anak pasangan Erizal dan Rismayanti.
“Semoga ke depannya rumah ini menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati, sehingga penghuninya bisa hidup lebih sehat dan tenang,” tambahnya.
Sementara itu, Rismayanti selaku pemilik rumah mengaku terharu atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh jajaran Lapas Tanjung Pati. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu memperbaiki tempat tinggal keluarganya.
Menurutnya, rumah tersebut merupakan peninggalan orang tua yang telah ditempati keluarganya selama bertahun-tahun dengan kondisi yang sederhana.
“Terima kasih banyak atas kebaikan yang diberikan kepada kami. Rumah ini adalah peninggalan orang tua yang sudah belasan tahun kami huni dengan kondisi apa adanya. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Rismayanti.
Program bedah rumah yang dilakukan Lapas Kelas IIB Tanjung Pati ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian institusi pemasyarakatan kepada masyarakat.
Selain menjalankan fungsi pembinaan, lembaga pemasyarakatan juga berupaya hadir memberikan manfaat sosial bagi lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, sehingga tercipta lingkungan sosial yang lebih inklusif dan sejahtera. (rid)
Editor : Adriyanto Syafril