Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

10 Pejabat Dilantik, Wako Payakumbuh Zulmaeta Perkuat Pelayanan Publik Berbasis Manajemen Talenta ASN

Hendra Efison • Kamis, 11 Juni 2026 | 17:17 WIB
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengambil sumpah jabatan pejabat administrator dan fungsional di Aula Pertemuan Josrizal Zain, Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kamis (11/6/2026).
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengambil sumpah jabatan pejabat administrator dan fungsional di Aula Pertemuan Josrizal Zain, Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kamis (11/6/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melantik dan mengambil sumpah jabatan 10 pejabat administrator dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh, Kamis (11/6/2026). Pelantikan yang berlangsung di Aula Pertemuan Josrizal Zain itu menjadi bagian dari penguatan pelayanan publik melalui penerapan manajemen talenta ASN berbasis kompetensi dan kinerja.

Pelantikan dihadiri Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan. Pemerintah Kota Payakumbuh menilai pengisian jabatan strategis menjadi langkah penting untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Zulmaeta mengatakan rotasi, mutasi, promosi, dan pengisian jabatan dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi. Menurutnya, setiap aparatur yang mendapat amanah menduduki jabatan baru dipilih melalui pertimbangan kompetensi, integritas, dan rekam jejak kinerja.

“Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas. Tidak ada tendensi lain. Tujuannya agar setiap ASN dapat bekerja sesuai bidang dan keahliannya sehingga roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan responsif,” kata Zulmaeta.

Manajemen Talenta ASN Jadi Dasar Pengisian Jabatan

Zulmaeta menjelaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan implementasi sistem manajemen talenta ASN yang telah memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Melalui sistem itu, pengembangan karier aparatur dilakukan secara lebih objektif, transparan, dan terukur.

Menurutnya, penerapan sistem merit tidak hanya berdampak pada tata kelola pemerintahan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan publik. Setiap posisi diharapkan diisi oleh aparatur yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan organisasi.

Ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dan menghadirkan inovasi dalam menjalankan tugas.

“Jabatan adalah amanah yang bersifat sementara, tetapi pengabdian kepada masyarakat adalah tanggung jawab yang harus terus dijaga. Karena itu, saya minta seluruh pejabat yang dilantik segera bekerja, berinovasi, dan menjadi agen perubahan,” ujarnya.

Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Menghadapi tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan, Zulmaeta meminta seluruh pejabat baru segera membangun komunikasi dengan pimpinan dan staf di unit kerja masing-masing. Langkah tersebut diperlukan untuk memetakan target kinerja sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pelayanan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang mampu bekerja cepat, responsif, dan adaptif terhadap perubahan.

Dalam arahannya, Zulmaeta juga mengingatkan seluruh ASN agar menjunjung tinggi nilai Trilogi Zuzema, yaitu kejujuran, loyalitas, dan profesionalisme. Ia meminta aparatur menjauhi berbagai tindakan yang dapat merusak integritas birokrasi, termasuk pungutan liar, perjudian, penyalahgunaan narkoba, maupun pelanggaran etika lainnya.

Sejumlah Jabatan Strategis Terisi

Dalam pelantikan tersebut, dr. Efriza Naldi dipercaya menjabat Direktur RSUD dr. Adnaan WD. Posisi Camat Payakumbuh Utara diisi oleh Arini Nesa Putri.

Kemudian Denitral dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, sedangkan Asmarini dipercaya menjabat Kepala Bidang Kebudayaan pada dinas yang sama. Selanjutnya, Ns. Novera Akmal mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Humas RSUD dr. Adnaan WD.

Tutierlina dipercaya sebagai Sekretaris BPBD Kota Payakumbuh, sementara Rudi Arnel menjabat Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD. Di sektor sosial dan literasi, Desi Muthia dilantik sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial dan Revisa Gusti Ayu menjabat Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Selain pejabat administrator, dua aparatur sipil negara, yakni Bismikal dan Walid Afebri Ramos, juga diambil sumpahnya sebagai pejabat fungsional.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap penguatan organisasi melalui manajemen talenta ASN mampu mempercepat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang profesional, bersih, dan melayani masyarakat secara optimal.(*)

Editor : Hendra Efison
#pelantikan pejabat Payakumbuh #Manajemen Talenta ASN #ASN Payakumbuh #Pelayanan Publik Payakumbuh #Zulmaeta