Payakumbuh Terima Tambahan TKD Rp116,96 Miliar, Siap Perkuat Ketahanan Daerah

Hendra Efison • Dipublikasikan Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:00 WIB
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Bencana di Sumatera secara virtual dari Aula Riza Falepi, Jumat (13/6/2026).
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Bencana di Sumatera secara virtual dari Aula Riza Falepi, Jumat (13/6/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kota Payakumbuh menyiapkan langkah optimalisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp116,96 miliar yang diberikan pemerintah pusat untuk memperkuat mitigasi bencana, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan pelayanan dasar masyarakat. Tambahan anggaran tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan daerah dan mempercepat pembangunan di wilayah Sumatera.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Bencana di Sumatera. Rapat itu diikuti Wali Kota Payakumbuh melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama jajaran pemerintah daerah secara virtual dari Aula Riza Falepi, Sabtu (13/6/2026).

Dalam arahannya, Tito Karnavian menjelaskan pemerintah pusat mengalokasikan tambahan anggaran kepada sejumlah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kebijakan tersebut bertujuan mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan daerah menghadapi berbagai risiko di masa mendatang.

Selain itu, Mendagri mengapresiasi daerah yang menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dengan memberikan dukungan kepada wilayah yang terdampak bencana. Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.

TKD Rp116,96 Miliar untuk Perkuat Ketahanan Daerah

Berdasarkan arahan pemerintah pusat, tambahan TKD bagi daerah yang tidak terdampak langsung bencana diarahkan untuk mendukung sejumlah program prioritas. Program tersebut meliputi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, penanaman pohon, perbaikan lingkungan, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, pembangunan infrastruktur, hingga dukungan relokasi masyarakat terdampak bencana.

Bagi Kota Payakumbuh, tambahan anggaran senilai Rp116,96 miliar tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan anggaran tersebut mampu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kemudian, dana tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembangunan dan pemeliharaan sarana-prasarana yang menunjang aktivitas masyarakat. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi dan lingkungan.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga memfokuskan penggunaan anggaran pada program pengendalian inflasi dan pemulihan ekonomi. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih stabil.

Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp3 Miliar untuk Daerah Terdampak Bencana

Di tengah penerimaan tambahan dana dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Payakumbuh juga menunjukkan solidaritas antardaerah dengan menyalurkan bantuan keuangan kepada wilayah yang terdampak bencana.

Masing-masing sebesar Rp1 miliar dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Limapuluh Kota. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap percepatan pemulihan di daerah yang mengalami dampak bencana.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui tambahan TKD yang diberikan kepada daerah. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa seluruh pemanfaatan anggaran akan dilakukan secara efektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah juga berkomitmen memastikan manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Fokus pada Ketahanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Elzadaswarman menilai arahan pemerintah pusat sejalan dengan visi pembangunan Kota Payakumbuh yang menekankan penguatan ketahanan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, tambahan TKD akan segera ditindaklanjuti sesuai prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat. Sementara bantuan yang disalurkan kepada daerah terdampak bencana merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Indonesia.

Ia menambahkan bahwa bencana merupakan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Melalui tambahan Transfer ke Daerah sebesar Rp116,96 miliar, Pemerintah Kota Payakumbuh optimistis dapat memperkuat ketahanan daerah, meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik, menjaga stabilitas ekonomi, serta menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.(*)

Editor : Hendra Efison
mitigasi bencana Payakumbuh pemulihan ekonomi daerah infrastruktur Payakumbuh TKD Payakumbuh