Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

3 Ranperda Strategis Payakumbuh Dibahas DPRD, Perkuat Pelayanan Publik hingga Identitas Daerah

Hendra Efison • Kamis, 18 Juni 2026 | 10:10 WIB
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan jawaban Wali Kota terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (17/6/2026).
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan jawaban Wali Kota terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (17/6/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM– Pemerintah Kota Payakumbuh bersama DPRD Kota Payakumbuh tengah membahas tiga ranperda strategis yang mencakup pertanggungjawaban APBD 2025, Mars Payakumbuh, dan perubahan regulasi Perumda Air Minum Tirta Sago. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta identitas daerah di tengah tuntutan pembangunan yang semakin dinamis.

Komitmen itu disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat membacakan jawaban Wali Kota Payakumbuh terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (17/6/2026).

Menurut Elzadaswarman, Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta memandang proses pembahasan regulasi sebagai langkah penting untuk menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan berbagai masukan, saran, dan kritik yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD menjadi bahan evaluasi sekaligus penyempurnaan terhadap substansi ketiga ranperda tersebut. Pemerintah daerah berharap proses pembahasan berjalan konstruktif sehingga menghasilkan regulasi yang implementatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

3 Ranperda Payakumbuh Jadi Fokus Pembahasan DPRD

Tiga rancangan peraturan daerah yang dibahas meliputi Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Ranperda tentang Mars Payakumbuh, serta Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh.

Dalam pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh fraksi DPRD terhadap capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Kota Payakumbuh.

Capaian tersebut menjadi prestasi penting karena merupakan opini WTP ke-12 kali secara berturut-turut. Menurut Elzadaswarman, keberhasilan itu mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pemerintah daerah menilai keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak hanya menjadi indikator tata kelola keuangan yang baik, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Ranperda Mars Payakumbuh Perkuat Identitas Budaya Daerah

Salah satu ranperda yang mendapat perhatian khusus adalah Ranperda tentang Mars Payakumbuh. Regulasi ini disiapkan sebagai instrumen untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap Kota Payakumbuh.

Elzadaswarman menjelaskan penyusunan ranperda tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat melalui forum diskusi dan konsultasi. Tokoh adat, LKAAM, Bundo Kanduang, akademisi, seniman, dan pemangku kepentingan lainnya turut memberikan masukan dalam proses penyusunannya.

Menurutnya, Mars Payakumbuh tidak hanya berfungsi sebagai simbol daerah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap kota yang mereka bangun bersama.

Pemerintah daerah berharap regulasi tersebut dapat menjadi landasan yang kuat dalam menjaga nilai budaya lokal sekaligus memperkuat karakter Kota Payakumbuh sebagai daerah yang berlandaskan nilai adat dan budaya.

Perumda Tirta Sago Didorong Tingkatkan Layanan Air Bersih

Sementara itu, perubahan Perda tentang Perumda Air Minum Tirta Sago diarahkan untuk memperkuat tata kelola perusahaan daerah agar lebih profesional, efektif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemko Payakumbuh juga terus mendorong peningkatan layanan air bersih melalui pengembangan sumber air baku, pemeliharaan jaringan distribusi, serta optimalisasi operasional perusahaan daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjamin ketersediaan layanan air minum yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah memastikan fungsi pengawasan akan diperkuat melalui Dewan Pengawas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan yang efektif diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang berkualitas.

Elzadaswarman menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi faktor penting dalam melahirkan regulasi yang mampu mendukung kemajuan daerah.

Menurutnya, regulasi yang kuat akan memperkuat pelayanan publik, menjaga akuntabilitas pemerintahan, memperkokoh identitas daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh secara berkelanjutan.(*)

Editor : Hendra Efison
#Perumda Tirta Sago #Mars Payakumbuh #3 Ranperda Payakumbuh #APBD 2025 Payakumbuh #DPRD Payakumbuh