Kenapa Air PAM Tigo Payakumbuh Mengecil Saat Weekend? Ini Penjelasan Manajemen

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menerima Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh, Prety Diawati, Senin (10/8/2026).
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menerima Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh, Prety Diawati, Senin (10/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Distribusi air Perumda Air Minum Tirta Sago (PAM Tigo) Kota Payakumbuh sempat terganggu pada akhir pekan, dengan debit air mengecil hingga aliran terhenti di sejumlah rumah pelanggan.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh, Prety Diawati, menjelaskan gangguan tersebut dipengaruhi meningkatnya konsumsi air masyarakat saat hari libur serta adanya kendala material pada jaringan PAM Tigo.

“Air mengecil hingga tidak mengalir di rumah pelanggan pada weekend disebabkan pemakaian air meningkat saat hari libur. Ditambah kondisi akhir pekan kemarin ada material kita yang terkendala,” ujar Prety, Senin (10/8/2026).

Menurut Prety, manajemen bersama tim teknik telah melakukan perbaikan di sejumlah wilayah yang mengalami gangguan distribusi. Laporan yang masuk melalui kanal pengaduan resmi juga telah diperiksa dan ditindaklanjuti.

Ia memastikan aliran air di lokasi yang sebelumnya mengalami gangguan telah kembali mengalir. Manajemen PAM Tigo bersama jajaran teknik tetap memantau distribusi untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan berlangsung normal.

Wali Kota Minta Gangguan Tak Terulang

Gangguan distribusi tersebut mendapat perhatian Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta. Ia memerintahkan manajemen PAM Tigo segera menangani persoalan pelayanan air dan mengambil langkah pencegahan agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.

Zulmaeta menegaskan keluhan masyarakat terkait pelayanan air harus segera direspons dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Saya sudah perintahkan jajaran PAM Tigo untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut dan jangan sampai kejadian seperti ini berlarut-larut maupun terulang kembali,” kata Zulmaeta di Balai Kota Payakumbuh.

Prety mengatakan petugas juga menerima keluhan pelanggan melalui media sosial. Namun, laporan yang tidak disertai lokasi yang jelas menyulitkan petugas untuk menentukan titik gangguan dan melakukan pemeriksaan jaringan.

Karena itu, pelanggan diminta menyampaikan laporan melalui kanal pengaduan resmi agar petugas dapat mengetahui lokasi serta bentuk gangguan secara lebih tepat.

Air Kembali Normal, Pelanggan Diminta Melapor

PAM Tigo menyatakan seluruh keluhan yang masuk telah ditindaklanjuti. Untuk wilayah yang sebelumnya mengalami air mati, kondisi distribusi disebut sudah kembali normal.

Prety juga menjelaskan mengenai kekhawatiran pelanggan terhadap tagihan air ketika terjadi gangguan. Menurutnya, tagihan bulanan dihitung berdasarkan volume air yang tercatat pada meteran pelanggan.

Artinya, apabila air tidak mengalir atau tidak digunakan sehingga tidak ada pemakaian yang tercatat pada meteran, tagihan didasarkan pada jumlah air yang digunakan sesuai pencatatan meteran.

Sebelumnya, PAM Tigo juga mengedukasi pelanggan melalui media sosial resminya agar menyediakan cadangan air sebagai langkah antisipasi ketika terjadi gangguan distribusi atau peningkatan konsumsi pada waktu tertentu.

Pelanggan yang mengalami gangguan diminta menghubungi layanan Perumda Air Minum Tirta Sago melalui DM Instagram @tirtasago atau WhatsApp 0877-6363-6400.

Manajemen PAM Tigo bersama jajaran teknik menyatakan akan terus memantau distribusi air untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan normal. (*)

Editor : Hendra Efison
air PAM Tigo Payakumbuh gangguan air Payakumbuh distribusi air Payakumbuh PAM Tigo Payakumbuh Perumda air minum Tirta Sago