Payakumbuh Hasilkan 68 Inovasi, Dua Karya Raih Penghargaan Teknologi Tepat Guna Sumbar

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:22 WIB
Payakumbuh menghasilkan 68 inovasi sepanjang 2019-2025, dua karya meraih penghargaan Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026.
Payakumbuh menghasilkan 68 inovasi sepanjang 2019-2025, dua karya meraih penghargaan Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026.

PADEK.JAWAPOS.COM— Kota Payakumbuh menghasilkan 68 inovasi Teknologi Tepat Guna sepanjang 2019 hingga 2025. Dua karya di antaranya meraih penghargaan dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 2026.

Dua penghargaan tersebut diraih pada kategori Teknologi Tepat Guna dan Teknologi Tepat Guna Unggulan dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada kategori Teknologi Tepat Guna, Payakumbuh meraih Juara II melalui Alat Pendeteksi Kualitas Makanan dan Minuman Portable yang dikembangkan inovator dari SMP Islam Raudhatul Jannah.

Sementara itu, Juara III kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan diraih melalui inovasi Savior dengan Sensor Objek. Alat pemantauan hama pertanian berbasis sensor tersebut dikembangkan Kepala SMA Boarding School Raudhatul Jannah.

Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy di Padang, Senin (17/8/2026), bertepatan dengan pelaksanaan upacara penurunan Bendera Merah Putih.

68 Inovasi Payakumbuh

Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Syafwal mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi inovasi yang berkembang dari kreativitas masyarakat di daerah itu.

Berdasarkan data inovasi Teknologi Tepat Guna yang dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Payakumbuh menghasilkan 68 inovasi sepanjang 2019 hingga 2025. Jumlah tersebut termasuk yang terbanyak dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.

Menurut Syafwal, pengembangan inovasi perlu diikuti dengan penguatan perlindungan terhadap karya para inovator. Salah satunya melalui fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Ia menyebut fasilitasi HKI menjadi salah satu hal yang perlu dikejar pada tahun berikutnya sebagai bentuk perlindungan terhadap karya cipta para inovator.

Inovasi Berbasis Riset

Koordinator Inovasi Kota Payakumbuh Robby Hafanos mengatakan pengembangan inovasi di daerah terus diarahkan berdasarkan riset dan kebutuhan masyarakat.

Robby yang merupakan Fungsional Peneliti Ahli Muda pada Bappeda Kota Payakumbuh menjelaskan, pemerintah melakukan penjaringan dan pengembangan inovasi melalui SIPEKAT dengan memetakan isu strategis yang berkembang di daerah.

Isu tersebut kemudian menjadi dasar dalam merancang inovasi yang diharapkan mampu menjawab persoalan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kompetisi inovasi juga menjadi ruang bagi para inovator untuk memperkenalkan karya agar dikenal dan dapat dimanfaatkan lebih luas.

Robby mengatakan Payakumbuh berhasil membawa pulang penghargaan pada dua kategori sekaligus meski belum meraih Juara I. Ia berharap capaian tersebut dapat meningkat pada tahun berikutnya.

Seleksi Berlangsung Tiga Bulan

Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Sumatera Barat diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Barat dengan melibatkan tim penilai independen dari kalangan akademisi.

Seleksi dan penilaian berlangsung sekitar tiga bulan sebelum menghasilkan pemenang pada masing-masing kategori.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengapresiasi para inovator, siswa, pembimbing, serta seluruh pihak yang mendukung lahirnya karya tersebut.

Ia mendorong para inovator terus mengembangkan kreativitas dan menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.

Prestasi di tingkat provinsi tersebut juga melanjutkan capaian Payakumbuh pada kompetisi inovasi sebelumnya. Pada 2024, Payakumbuh menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sumatera Barat yang mewakili provinsi tersebut dalam kompetisi tingkat nasional dan meraih Juara IV Nasional.(*)

Editor : Hendra Efison
68 inovasi Payakumbuh Teknologi Tepat Guna Sumbar penghargaan inovasi Payakumbuh inovasi Sumatera Barat payakumbuh