PADEK.JAWAPOS.COM—Operasi Semut yang digelar Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Payakumbuh Timur didorong menjadi gerakan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, bukan sekadar perlombaan dalam rangkaian HUT ke-26 LPM.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan, persoalan kebersihan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.
“Operasi Semut ini jangan hanya dipandang sebagai perlombaan, tetapi harus menjadi gerakan untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan kita,” kata Elzadaswarman saat menghadiri kegiatan di TPS3R Mancang Labu, Payakumbuh, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat menjadi sarana membangun kesadaran sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong.
“Kalau masyarakat sudah peduli dan mau bergerak bersama, berbagai persoalan lingkungan akan lebih mudah kita atasi. Pemerintah tentu mendukung, tetapi partisipasi masyarakat menjadi ujung tombak dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
LPM Didorong Aktif Gerakkan Masyarakat
Elzadaswarman menilai LPM memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan warga di tingkat kelurahan. Karena itu, LPM diharapkan terus menjadi mitra pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.
Ia juga meminta kegiatan yang mendorong kepedulian lingkungan tidak berhenti setelah rangkaian HUT LPM selesai.
Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan perlu tumbuh dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Yang kita harapkan bukan hanya lingkungan yang bersih, tetapi tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan secara bersama-sama. Dari situlah semangat gotong royong akan kembali menjadi kekuatan masyarakat,” katanya.
Operasi Semut Serentak menjadi kegiatan perdana dalam rangkaian HUT ke-26 LPM Republik Indonesia yang digelar DPC LPM Kecamatan Payakumbuh Timur.
Peserta dari LPM kelurahan se-Kecamatan Payakumbuh Timur mengumpulkan sampah anorganik dari lingkungan masing-masing. Sampah tersebut kemudian dibawa ke TPS3R Mancang Labu untuk ditimbang.
HUT LPM Diisi Kegiatan Berdampak
Ketua DPC LPM Kecamatan Payakumbuh Timur Novanto Yudistira mengatakan peringatan HUT LPM sengaja dikemas dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin peringatan HUT LPM tidak hanya bersifat seremonial. Karena itu, kegiatan yang kami susun mencakup lingkungan, penguatan kelembagaan, pengembangan UMKM, peningkatan keterampilan masyarakat dan penguatan kemitraan,” pungkasnya.
Rangkaian HUT ke-26 LPM Kecamatan Payakumbuh Timur berlangsung pada 21, 22 dan 24 Agustus 2026 dengan melibatkan LPM kelurahan, masyarakat, pelaku UMKM, pemuda, relawan, komunitas, instruktur, mitra dan donatur.
Selain Operasi Semut, kegiatan juga mencakup lomba fotografi bertema Operasi Semut, penilaian LPM berprestasi tingkat Kecamatan Payakumbuh Timur, pelatihan digital marketing dan pembuatan website gratis bagi UMKM.
Agenda lainnya yakni pelatihan pengembangan marketing, pelatihan bantuan hidup dasar (BHD), serta lomba Mambuek Teh Talua.(*)
Editor : Hendra Efison