Pawai Alegoris Latina Satukan Pelajar, Tokoh Adat dan Pemuda

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 13:49 WIB
Pawai Alegoris Latina meriahkan HUT ke-81 RI dengan kolaborasi pelajar, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, KWT, koperasi dan pemuda.
Pawai Alegoris Latina meriahkan HUT ke-81 RI dengan kolaborasi pelajar, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, KWT, koperasi dan pemuda.

PADEK.JAWAPOS.COM– Pawai Alegoris Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Kota Payakumbuh, menjadi ruang kolaborasi lintas generasi dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang dilepas Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman itu melibatkan beragam unsur masyarakat, mulai dari peserta didik PAUD, SD, SMP hingga SMA sederajat, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, kelompok perempuan, hingga pemuda dan pemudi.

Selain pelajar, pawai tersebut turut diikuti Niniak Mamak dan Bundo Kanduang Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kelompok Wanita Tani (KWT), rombongan Koperasi Merah Putih Lamposi, serta berbagai unsur pemuda dan pemudi se-Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.

Keterlibatan berbagai kelompok tersebut membuat perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat interaksi antargenerasi dan kebersamaan masyarakat.

Pelajar hingga Tokoh Adat Berbaur dalam Pawai

Elzadaswarman mengapresiasi antusiasme masyarakat Latina yang ikut menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, pawai alegoris menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

“Semangat kemerdekaan harus kita wariskan kepada generasi berikutnya. Kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi anak-anak dan masyarakat untuk menunjukkan kreativitas, kebersamaan dan rasa cinta kepada bangsa dan negara,” ujar Elzadaswarman.

Ia menilai keterlibatan pelajar bersama tokoh adat, kelompok perempuan, koperasi dan pemuda menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.

“Mulai dari pelajar, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, kelompok perempuan, koperasi hingga pemuda dan pemudi, semuanya bersatu dalam suasana kemerdekaan. Ini merupakan kekuatan sosial yang harus terus kita jaga,” katanya.

Momentum Mengisi Kemerdekaan

Elzadaswarman juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Jika generasi terdahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, menurutnya, tugas masyarakat saat ini adalah mengisinya melalui kegiatan positif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kalau dahulu para pejuang berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun daerah secara bersama-sama,” ujarnya.

Pawai dilepas di depan Balai Adat Pantai Comin, Parambahan, Lamposi. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Camat Latina beserta jajaran, Forkopimca, para lurah, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, serta tamu undangan lainnya.

Setelah dilepas, peserta bergerak mengikuti rute yang telah ditetapkan panitia dengan menampilkan beragam kreasi dan atraksi. Pakaian adat, kostum perjuangan, ornamen kemerdekaan, serta kreativitas pelajar dan masyarakat turut mewarnai jalannya pawai.

Melalui keterlibatan lintas generasi tersebut, pawai alegoris menjadi salah satu ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun semangat kebersamaan masyarakat Latina dalam mengisi kemerdekaan.(*)

Editor : Hendra Efison
Pawai Alegoris Latina Pawai HUT RI Payakumbuh HUT ke-81 Kemerdekaan RI payakumbuh Lamposi Tigo Nagori