Aspon Dedi Kembali Pimpin PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Unggul dalam Pemilihan

Hendra Efison • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 19:22 WIB
Aspon Dedi kembali terpilih memimpin PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota masa bakti 2025–2028 setelah unggul dalam pemilihan yang diikuti 20 pemilik hak suara, Minggu (27/9/2026).
Aspon Dedi kembali terpilih memimpin PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota masa bakti 2025–2028 setelah unggul dalam pemilihan yang diikuti 20 pemilik hak suara, Minggu (27/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Aspon Dedi kembali mendapat mandat memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Payakumbuh-Limapuluh Kota masa bakti 2025-2028 setelah unggul dalam pemilihan yang diikuti 20 pemilik hak suara, Minggu (27/9/2026).

Pemilihan berlangsung dalam Konferensi PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Tahun 2026 di Aula Josrizal Zain Lantai III Balai Kota Payakumbuh. Konferensi tersebut sekaligus menjadi forum evaluasi organisasi dan penyusunan program kerja untuk tiga tahun mendatang.

Ketua PWI Sumatra Barat Widya Navies mengatakan konferensi bukan sekadar agenda pemilihan ketua, tetapi juga momentum mengevaluasi organisasi, menyusun program kerja, dan memperkuat profesionalisme wartawan menghadapi perubahan teknologi informasi.

"Konferensi ini bukan sekadar agenda pemilihan pengurus untuk masa bakti tiga tahun tingkat kabupaten/kota, melainkan momentum untuk evaluasi, penyusunan program kerja masa depan, dan penguatan komitmen profesionalisme pers," kata Widya.

Rangkaian konferensi diawali Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang diikuti 46 peserta. Setelah mengikuti kegiatan tersebut, mereka resmi menjadi anggota PWI Sumatra Barat.

Widya menekankan pentingnya kemampuan wartawan bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi, keberimbangan, independensi, dan manfaat pemberitaan bagi masyarakat. Menurutnya, PWI juga harus menjadi wadah peningkatan kompetensi sekaligus menjaga marwah profesi.

Ia meminta seluruh anggota menjaga persatuan setelah pemilihan dan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

"Siapa pun yang terpilih memimpin PWI Payakumbuh dan Limapuluh Kota harus didukung penuh demi kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi atau kelompok," ujarnya.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengapresiasi pelaksanaan konferensi tersebut. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat profesionalisme wartawan serta peran pers dalam pembangunan daerah.

Menurut Zulmaeta, pers memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi. Wartawan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah.

"Wartawan yang beretika akan menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan berimbang, sehingga mampu mencerdaskan masyarakat dan menangkal berita hoaks," kata Zulmaeta.

Ia juga menyebut kritik dan masukan melalui media sebagai bagian dari evaluasi pemerintah. Karena itu, ia berharap pemberitaan mengenai persoalan daerah tetap berbasis fakta dan disampaikan secara konstruktif.

Pemko Payakumbuh, kata Zulmaeta, terbuka untuk membangun kemitraan dengan media dan berbagai elemen masyarakat dalam mengawal pembangunan di wilayah Luak Limopuluah.(*)

Editor : Hendra Efison
PWI Payakumbuh PWI Limapuluh Kota Konferensi PWI Wartawan Sumbar Aspon Dedi