Kawasan Pasar Ibuh Payakumbuh Ditata, Tanggul Banjir dan Taman Dibangun Rp301,6 Juta

Harizatul Ismi • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 06:30 WIB
Sejumlah pekerja mengerjakan penataan kawasan di tepi Sungai Batang Agam-Ibuh, sekitar Pasar Ibuh, Kota Payakumbuh, Kamis (1/10). Penataan mencakup pembangunan pengendalian banjir dan area yang ditata menyerupai taman.
Sejumlah pekerja mengerjakan penataan kawasan di tepi Sungai Batang Agam-Ibuh, sekitar Pasar Ibuh, Kota Payakumbuh, Kamis (1/10). Penataan mencakup pembangunan pengendalian banjir dan area yang ditata menyerupai taman.

PADEK.JAWAPOS.COM—Kawasan di sekitar Pasar Ibuh, Kota Payakumbuh, ditata melalui pembangunan tanggul pengendali banjir sekaligus taman untuk ruang istirahat masyarakat. Proyek senilai Rp301,6 juta dari APBD Kota Payakumbuh tahun anggaran 2026 itu ditargetkan selesai dalam 90 hari kalender.

Penataan tersebut menggabungkan fungsi pengendalian luapan Sungai Batang Agam-Ibuh dengan pembenahan lingkungan di sekitar pasar.

Kawasan yang sebelumnya dinilai kotor dan belum tertata akan dibersihkan serta dilengkapi taman dan tempat duduk.

Kontraktor, Al (50), mengatakan taman tersebut dirancang menyerupai kawasan Batang Agam.

Selain memperbaiki kondisi lingkungan, keberadaan taman diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat yang beraktivitas di sekitar Pasar Ibuh.

“Fungsi dibuatnya taman ini agar bersih. Dulu ini kotor. Ini akan dibuat juga seperti Batang Agam,” kata Nil, Kamis (1/10/2026).

Tempat duduk di kawasan taman juga disiapkan untuk masyarakat yang membutuhkan tempat beristirahat.

Salah satunya keluarga yang menunggu anggota keluarganya berbelanja di pasar.

“Kalau tempat duduk, untuk menunggu keluarga yang belanja di pasar,” ujarnya.

Tanggul untuk Mengantisipasi Luapan Sungai

Selain penataan taman, proyek tersebut mencakup pembangunan tanggul di sekitar Sungai Batang Agam-Ibuh.

Tanggul dibuat untuk mengantisipasi luapan air ketika debit sungai meningkat.

Al mengatakan, sebelumnya air sungai dapat meluap hingga ke daratan saat debit air naik.

Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang hendak diantisipasi melalui pembangunan tanggul.

“Dekat sungai itu ada tanggul untuk mengatasi banjir. Kemarin kalau air naik, air bisa sampai daratan,” katanya.

Dengan pembangunan tersebut, kawasan sekitar Pasar Ibuh diharapkan memiliki fungsi yang lebih lengkap.

Selain mendukung pengendalian luapan air, area tersebut dapat menjadi ruang terbuka bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar pasar.

Ditargetkan Rampung dalam 90 Hari

Konsultan pembangunan, Nil Fadli (37), mengatakan pekerjaan dimulai berdasarkan kontrak pada 3 September 2026.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian 90 hari kalender.

“Pembangunan ini dimulai pada tanggal kontrak 3 September dan akan selesai 90 hari kalender. Pembangunannya ini bertahap,” ujar Nil Fadli.

Proyek tersebut memiliki nilai kontrak Rp301.639.899 yang bersumber dari APBD Kota Payakumbuh tahun anggaran 2026.

Penataan kawasan ini diharapkan membuat lingkungan sekitar Pasar Ibuh lebih bersih dan nyaman.

Taman dapat mendukung aktivitas masyarakat, sedangkan tanggul berfungsi mengantisipasi luapan Sungai Batang Agam-Ibuh.

Teks foto: Pembangunan tanggul pengendali banjir dan penataan taman di sekitar Pasar Ibuh, Kota Payakumbuh, ditargetkan rampung dalam 90 hari kalender dengan anggaran Rp301,6 juta.(*)

Editor : Hendra Efison
Sungai Batang Agam-Ibuh Pasar Ibuh payakumbuh pengendalian banjir